Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Rabu, 23 September 2026

Diduga Rabies, Dinas Pertanian Nias Vaksin Anjing Peliharaan Warga di Maliwaa

Normalius Gori - Rabu, 23 September 2026 14:35 WIB
144 view
Diduga Rabies, Dinas Pertanian Nias Vaksin Anjing Peliharaan Warga di Maliwaa
Foto: Dok/Pemdes Maliwaa
Petugas dari Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan Nias, melakukan vaksinasi anjing peliharaan warga, di Desa Maliwaa, Idanogawo, Nias.

Nias(harianSIB.com)

Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan Kabupaten Nias bergerak cepat menangani laporan dugaan rabies di Desa Maliwaa, Kecamatan Idanogawo, Kabupaten Nias. Tim petugas diturunkan ke lokasi untuk melakukan vaksinasi terhadap anjing peliharaan warga sebagai langkah pencegahan penyebaran penyakit.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan Kabupaten Nias, Taondrasi Mendrofa, membenarkan adanya laporan seekor anjing yang diduga terpapar rabies. Dalam kejadian tersebut, seorang warga juga dilaporkan menjadi korban hewan penular rabies (HPR).

"Benar, ada anjing yang diduga rabies dan seorang warga juga menjadi korban Hewan Penular Rabies (HPR)," kata Taondrasi kepada harianSIB.com, Rabu (23/9/2026).

Menindaklanjuti laporan tersebut, Dinas Pertanian Nias langsung menurunkan petugas ke Desa Maliwaa. Selain melakukan pemantauan, petugas memberikan vaksinasi rabies terhadap anjing peliharaan milik warga di sekitar lokasi.

Baca Juga:
"Anggota kita sudah kita turunkan ke lokasi untuk melakukan vaksinasi terhadap anjing peliharaan warga," ujarnya.

Taondrasi mengatakan, vaksinasi tersebut merupakan langkah pencegahan untuk menekan risiko penyebaran rabies sekaligus memberikan perlindungan kepada hewan peliharaan dan masyarakat. Ia juga mengimbau warga agar segera melaporkan kepada petugas apabila menemukan hewan dengan perilaku atau kondisi yang mencurigakan.

Masyarakat juga diminta tidak menangani sendiri hewan yang diduga terjangkit rabies. Penanganan, menurutnya, perlu dilakukan oleh petugas terkait untuk meminimalkan risiko penularan kepada manusia maupun hewan lainnya. Dinas Pertanian Kabupaten Nias selanjutnya akan melakukan pemantauan dan mengambil langkah sesuai hasil pemeriksaan di lapangan.

Sementara itu, Plt Kepala Desa Maliwaa, Sadarman Zega, membenarkan adanya warga yang menjadi korban gigitan HPR. Ia mengatakan, petugas dari Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Kelautan Kabupaten Nias telah datang ke lokasi untuk melakukan vaksinasi terhadap anjing peliharaan warga.

"Benar, satu warga kita menjadi korban HPR. Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Kelautan Kabupaten Nias juga sudah ke lokasi untuk melakukan vaksinasi terhadap anjing peliharaan warga. Tentu kami mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih atas respons cepat tersebut," kata Sadarman.(*)

Editor
: Donna Hutagalung
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Bali Bebas Rabies? Menkes Usul Vaksinasi Massal 1 Juta Anjing
RSU Haji Medan Vaksinasi Campak 900 Tenaga Medis dan Tenaga Kesehatan
Perkuat Layanan Kesehatan Preventif, RSIA Hadirkan Pusat Vaksinasi Keluarga
Cegah Rabies, Dinas Pertanian Nias Jemput Bola Vaksinasi Anjing
Cegah PMK, Pemko Binjai Vaksinasi Hewan Ternak Sapi
Menuju Indonesia Emas 2045, Medan Pacu Cakupan Imunisasi Anak
komentar
beritaTerbaru