Pahala menyayangkan tindakan petugas yang memukul handphone miliknya ketika aktivitas perekaman berlangsung. Ia menilai, tindakan tersebut tidak semestinya dilakukan terhadap seseorang yang sedang mendokumentasikan situasi di ruang pelayanan publik, terlebih ketika terdapat keluhan masyarakat yang perlu mendapatkan penjelasan.
"Ketika handphone saya dipukul, saya langsung mengamankannya. Saya kemudian mengatakan bahwa kejadian ini akan saya laporkan, tetapi saya justru mendapat tantangan dari petugas tersebut agar melapor ke kepolisian," kata Pahala dengan geram sembari mengatakan akan berkordinasi dengan pimpinan nya untuk membuat laporan polisi atas kejadian yang dialaminya.
Sementara itu, Ilham Fauzi, pihak pengelola SPBU yang berlokasi di Jalan Alteri Tanjungbalai, ketika dihubungi harianSIB.com via telepon selulernya mengatakan, belum mengetahui kejadian tersebut.
"Wadoo. Siap bg. Sudah ku telfon mandornya hadapi itu. Pak Kumpul. Mohon maaf sebelum nya bg," tulis Ilham menjawab pesan singkat yang dikirimkan. (**)