Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Kamis, 15 Oktober 2026

BKOW Sumut Ajak IRT Manfaatkan Barang Bekas Jadi Bernilai Ekonomi

- Sabtu, 30 April 2016 13:11 WIB
225 view
Medan (SIB)- Badan Kerjasama Organisasi Wanita (BKOW) Sumut mengadakan pelatihan penggunaan barang bekas menjadi barang bernilai ekonomis terhadap puluhan ibu rumah tangga (IRT) di Kantor Lurah, Kelurahan Cinta Damai, Kecamatan Medan Helvetia, Selasa (26/4). Selain bertujuan mendorong peningkatan perekonomian warga, juga berdampak kepada lingkungan yang bersih dan bebas dari sampah.

Demikian disampaikan Pemerhati Lingkungan Dewi Budiarti yang hadir sebagai pembicara dan kreator kerajinan tangan berbahan sampah. "Ibu-ibu adalah pejuang lingkungan. Memulung sampah itu bukan pekerjaan mudah, setiap hari harus berurusan dengan sampah," kata Dewi yang juga Ketua IKWI Sumut (Ikatan Keluarga Wartawan Indonesia) ini.

Ia berharap pengelolaan barang bekas ini akan berlanjut dengan sambutan pemerintah untuk pengembangan dunia pariwisata. "Hanya dengan pengembangan pariwisata produk-produk kreatifitas seperti ini bisa berkembang," ujarnya. Namun demikian, Dewi menyarankan agar peserta pelatihan tetap melakukan inovasi. Bisa untuk cinderamata hajatan-hajatan pernikahan dan kegiatan lainnya. Tinggal inovasi warga yang dituntut sesuai keinginan pasar.

Hal itu juga disampaikan Ketua BKOW Sumut Kemalawati SH sehingga pihaknya terdorong untuk menyelenggarakan kegiatan tersebut yang dirangkai dengan peringatan hari Kartini ke-137 tahun 2016. "Kegiatan tidak hanya sekadar seremonial, tapi bagaimana sebenarnya Kartini itu yang harus kita perjuangkan. Kami ingin melihat perempuan-perempuan di Cinta Damai yang tidak banyak anak tapi bisa mendidik anak menjadi yang berguna bagi nusa dan bangsa. Alam sudah sering tidak bersahabat dengan kita, dimana sampah kita buang sembarangan, padahal bisa memberikan dampak ekonomi yang lebih baik," katanya. Sebelumnya juga diadakan kegiatan bersama pelaku UKM di Tanjungmorawa Deliserdang pada 21 April lalu. Dilakukan pembentukan Inkubator kepada UKM yang merupakan binaan BKOW, sekaligus pelatihan pembuatan dendeng dari ikan lele. Juga akan mengadakan kegiatan di Barumun, Padang Lawas pembinaan kaum perempuan di bidang hukum, dan informasi tentang yang menjadi hak perempuan.

Ketua Pemulung, Uba Pasaribu yang hadir di kesempatan itu mengapresiasi pelaksanaan kegiatan tersebut. "Ada orang yang peduli terhadap masyarakat miskin, khususnya pemulung membuat harapan baru bagi kami," katanya. Juga diharapkan dukungan pemerintah dalam penerbitan dokumen kependudukan warga miskin.

Kegiatan pemasangan alat kontrasepsi dan daur ulang sampah untuk ibu-ibu kelurahan Cinta Damai ini mengusung tema "Keluarga kecil bahagia yang berteman dengan sampah" juga dihadiri Camat Medan Helvetia Edie Mulia Matondang. Ia mengatakan, peningkatan perekonomian warga tidak harus mencari pekerjaan tapi juga berupaya berinovasi menciptakan sesuatu yang bermanfaat. "Ini adalah salah satu upaya untuk meningkatkan perekonomian warga kita, dilakukan bekerjasama dengan BKOW," katanya yang juga didampingi Lurah Cinta Damai, Ranto Nainggolan.

Sementara itu Ketua Panitia Dr Hj Tiurnalis Siregar MPd, menyampaikan peserta pelatihan terdiri dari IRT dengan ekonomi lemah. Harapnnya, semakin kreatifnya masyarakat Cinta Damai akan mampu mendongkrak perekonomian masing-masing keluarga. Juga hadir Cut Lindawati, Bidang Ekonomi BKOW Sumut dan pengurus lainnya. (A19/l)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru