Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Rabu, 08 Juli 2026

Bendungan Irigasi Senilai Rp 243 M Dibangun Mengairi 4.276 Ha Sawah di Deliserdang

- Jumat, 02 November 2018 12:03 WIB
413 view
Bendungan Irigasi Senilai Rp 243 M Dibangun Mengairi 4.276 Ha Sawah di Deliserdang
SIB/Dok
BATU PERTAMA: Mewakili Bupati Deliserdang, Kadis PUPR Donald P Lumbantobing disaksikan pejabat BPK RI dan Komisi III DPR RI serta pejabat lainnya letakkan batu pertama pembangunan bendung DIS di Beringin, Kamis (1/11).
Deliserdang (SIB) -Pembangunan bendungan Daerah Irigasi Serdang (DIS) senilai Rp 243.232.887.900 untuk mengaliri areal persawahan seluas 4.276 hektare (Ha) meliputi Kecamatan Beringin, Batangkuis dan Kecamatan Pantailabu di Kabupaten Deliserdang segera dibangun.

Anggota BPK RI Rizal Djalil, Komisi III DPR RI Mulfachri Harahap, Bupati Deliserdang yang diwakili Kadis PUPR Ir Donald P Lumbantobing, Dirjen Tanaman Pangan Kementan Sumarjo Gatot, Kepala BWSS II PUPR diwakili Kamsiah Tarigan dan Wakil Ketua DPRD Deliserdang Imran Obos meletakkan batu pertama pembangunan bendung DIS sekaligus memberi bantuan alat pertanian kepada kelompok tani di Desa Araskabu, Kecamatan Beringin, Deliserdang, Kamis (1/11).

Dari papan informasi di lokasi acara diketahui bahwa areal DIS itu awalnya bernama Daerah Irigasi Batangkuis yang berada di sebelah kiri Sungai Serdang dan mengairi sekitar 1.032 Ha. Selain itu di sebelah kanan Sungai Serdang terdapat areal sawah tadah hujan seluas 3.244 Ha.

Bendung DIS itu dibangun dalam upaya mendukung program pemerintah pusat yang menargetkan jaringan irigasi baru seluas satu juta Ha, serta meningkatkan produksi padi di Kabupaten Deliserdang yang merupakan salah satu lumbung padi Sumut. Diharapkan dengan dibangunnya bendung DIS itu dapat mengairi areal seluas 4.276 Ha (1.032 Ha kiri dan 3.244 Ha kanan) dan dapat mencapai intensitas tanam 300 %.

Lingkup pekerjaan bendungan DIS mencakup pembangunan bendung gerak 1 buah, saluran penghubung kiri 600 meter dan penghubung kanan 800 meter. Waktu pelaksanaan 36 bulan (2018-2021) yang dikerjakan kontraktor KSO Adhi-Minarto, konsultan supervisi KSO PT Mettana dan PT Esconsoil Ensan. Sumber dananya dari APBN dengan nilai kontrak Rp 234.232.887.900.

Usai acara, Rizal Djalil, Mulfacri Harahap dan mewakili Bupati Deliserdang serta pejabat lainnya menyerahkan alat mesin pertanian pra panen 30 unit traktor roda dua, 5 unit cultivator, 3 unit transplanter, 80 unit handsprayer dan pasca panen yaitu 5 unit power thresher kepada beberapa kelompok tani dari 3 kecamatan tersebut.

Sebelumnya, sambutan Bupati Deliserdang yang dibacakan Donald P Lumbantobing mengaku bersyukur dengan dibangunnya bendungan DIS tersebut serta bantuan alat-alat pertanian. "Kami berharap, dukungan dan bantuan yang telah diberikan pemerintah pusat itu dapat terus ditingkatkan guna memajukan pertanian dan memertahankan surplus beras di Deliserdang," katanya.

Dijelaskan, Kabupaten Deliserdang salah satu lumbung pangan di Sumut dengan produksi padi sebanyak 514.646 ton atau setara beras 322.906 ton beras. Sementara kebutuhan beras sebanyak 258.837 ton per tahun, sehingga surplus beras sebanyak 64.068 ton per tahun dari Kabupaten Deliserdang.

Hal itu kata Donald yang menjadi alasan mengapa sektor pertanian menjadi salah satu prioritas pembangunan Pemkab Deliserdang. Karena menurutnya sektor tersebut memiliki peluang dan potensi cukup besar.

Di sisi lain, tambah Donald Tobing, tantangan di sektor pertanian dirasa cukup berat, mengingat permasalahan irigasi belum sepenuhnya dapat diatasi. "Oleh karena itu, kami bersyukur dibangunnya bendungan DIS itu karena akan dapat mengairi lahan sawah seluas 4.276 Ha yang mencakup 3 kecamatan di Kabupaten Deliserdang," tutupnya. (C06/h)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru