Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Jumat, 05 Juni 2026

DPRD SU Ajak Bupati/Wali Kota di Sumut Sukseskan Program Pencetakan 5 Juta Hektare Lahan Baru

Firdaus Peranginangin - Rabu, 14 Agustus 2024 17:36 WIB
691 view
DPRD SU Ajak Bupati/Wali Kota di Sumut Sukseskan Program Pencetakan 5 Juta Hektare Lahan Baru
Foto SNN/Firdaus
Ingan Amin Barus dan Frans Dante Ginting
Medan (harianSIB.com)
Kalangan DPRD Sumut mengajak para Bupati/Wali Kota di Sumut untuk menyukseskan program pencetakan 5 juta hektar lahan baru sebagai lumbung pangan (food estate) di Sumut dan sejumlah provinsi di Indonesia, untuk mengantisipasi krisis pangan sekaligus mendukung program Presiden/Wakil Presiden terpilih menuju Indonesia mencapai swasembada pangan.

Dukungan tersebut disampaikan anggota Fraksi Partai Gerindra DPRD Sumut Ingan Amin Barus dan Wakil Sekretaris Fraksi Golkar Frans Dante Ginting kepada wartawan, Rabu (14/8/2024) di DPRD Sumut menanggapi adanya kerjasama Badan Pengurus Daerah (BPD) Gabungan Pelaksana Konstruksi Nasional Indonesia (Gapensi) Sumut dan Kementerian Pertanian (Kementan) RI dalam rangka mengantisipasi krisis pangan.

"Program pencetakan 5 juta hektare lahan baru sebagai lumbung pangan di Sumut dan sejumlah provinsi di Indonesia, tentunya sangat bagus dan patut didukung oleh seluruh Bupati/Wali Kota di Sumut, agar daerah ini terhindar dari krisis pangan. Apalagi anggaran pencetakan lahan baru ini anggarannya sudah disediakan dari APBN," tandas Ingan Amin.

Berkaitan dengan itu, anggota dewan Dapil Karo, Dairi dan Pakpak Bharat ini meminta seluruh kepala daerah untuk mengidentifikasi lahan yang sesuai untuk pertanian, termasuk lahan tidur, lahan marginal, atau lahan yang kurang produktif yang dapat direklamasi atau dioptimalkan.

"Tapi perlu dilibatkan ahli agronomi dan lingkungan untuk memastikan lahan yang dipilih tidak merusak ekosistem lokal," tandas Ingan Amin sembari menambahkan, untuk menyukseskan program ini, perlu meningkatkan koordinasi antara pemerintah daerah dengan Kementan, Kementerian PUPR dan instansi terkait lainnya.



Selain itu, ujar Ingan Amin dan Frans Dante, intensifkan menjalin kerjasama dengan BUMN, swasta, dan petani lokal untuk mempercepat pengembangan food estate, sekaligus memperbaiki dan membangun infrastruktur dasar seperti irigasi, jalan, dan akses transportasi untuk mendukung produksi dan distribusi pangan.

Ditambahkan Frans Dante, program pencetakan lahan baru ini juga perlu penyediaan akses pembiayaan yang terjangkau melalui kredit usaha tani atau program pemerintah lainnya serta mendorong investasi dari sektor swasta dan publik dalam pengembangan food estate, agar petani bisa makmur.

Dengan melaksanakan langkah-langkah ini, tandas Frans Dante, kabupaten/kota dapat berkontribusi secara signifikan dalam menyukseskan program food estate dan mengatasi potensi krisis pangan di Indonesia.

Penegasan itu disampaikan Frans Dante dan Ingan Amin Barus menanggapi berita SIB, Selasa (13/8/2024) terkait adanya kerja sama BPD Gapensi Sumut dengan Kementan RI mengantisipasi krisis pangan melalui program pencetakan 5 juta hektar lahan baru menjadi lumbung pangan di Sumut dan sejumlah provinsi di Indonesia.

Menurut Ketua Umum BPD Gapensi Sumut Sanggam SH Bakara, sasaran program 5 juta hektare lahan sawah baru ini, yakni pengolahan rawa yang tidak termanfaatkan selama ini menjadi lahan holtikultura guna menjaga ketahanan pangan, mengingat banyaknya lahan telah beralih fungsi menjadi kawasan permukiman dan kawasan perumahan penduduk serta perkebunan.

"Di Sumut diperkirakan ada lahan tidur yang jumlahnya ribuan hektar yang tersebar di 33 kabupaten/kota, seperti di Langkat, Deliserdang, Toba, Tapanuli Selatan, Humbahas, Tapanuli Tengah, Sergai, Karo, Dairi, Pakpak Bharat dan lain-lainnya. Ini tentu sangat potensial untuk dikembangkan sebagai daerah lumbung pangan," kata Sanggam, mantan anggota DPRD Sumut ini.(**)

Editor
: Bantors Sihombing
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru