Medan(harianSIB.com)
Rumah Sakit (RS) Haji Medan mengirim satu tim medis untuk mendukung pelayanan kesehatan para pengungsi di Kota Sibolga pasca bencana banjir dan longsor. Tim yang terdiri atas satu dokter umum dan dua perawat tersebut diberangkatkan pada 2 Desember 2025 dan akan bertugas hingga 10 Desember 2025.
Kabid Pelayanan Medik dan Keperawatan RS Haji Medan, drg Fitrady Ulianda Siregar MKes, mengatakan pengiriman tim ini merupakan respon cepat terhadap kebutuhan layanan kesehatan di lokasi pengungsian.
"Tim RS Haji Medan berkolaborasi dengan Dinas Kesehatan Provinsi Sumut. Kami fokus pada pelayanan kesehatan di posko pengungsian," ujarnya, Jumat (5/12/2025).
Ia menambahkan, bantuan donasi tetap disalurkan melalui posko utama di Kwarda Sumut, sementara tim medis bertugas memberikan pengobatan langsung kepada para pengungsi.
Baca Juga:
Menurut Fitrady, keluhan kesehatan yang paling banyak ditemukan di lokasi pengungsian adalah infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) dan penyakit kulit. Kondisi posko yang padat dan lembap menjadi faktor pemicu munculnya keluhan tersebut.
Fitrady berharap keberadaan tim medis RS Haji Medan dapat membantu meringankan beban masyarakat terdampak bencana."Kami berharap kehadiran tim medis ini dapat meringankan beban para pengungsi dengan memberikan pelayanan kesehatan langsung di lapangan," ujarnya.(**)