Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Minggu, 21 Juni 2026

Buka BIG Conference 2025, Wagub Surya Sebut Perekonomian Sumut Semakin Kokoh

Danres Saragih - Senin, 08 Desember 2025 15:53 WIB
339 view
Buka BIG Conference 2025, Wagub Surya Sebut Perekonomian Sumut Semakin Kokoh
Foto: Dok/Diskominfo Sumut
CONFERENCE: Wagub Sumut Surya didampingi Kepala Bappelitbang Sumut Dikky Anugerah Panjaitan, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Effendy Pohan, menghadiri acara Big Conference 2025 di Ballroom Santika Dyandra Hotel, Jalan Kapten Maulana Lubis, Medan, Sen

Medan(harianSIB.com)

Wagub Sumut Surya menyampaikan bahwa perekonomian Sumut terus menunjukkan kekuatan dan tren positif. Hal itu disampaikannya saat membuka Bisnis Indonesia Group (BIG) Conference 2025 di Hotel Santika, Medan, Senin (8/12/2025).

"Pada triwulan III tahun 2025, ekonomi kita tumbuh sebesar 4,55 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, dengan PDRB mencapai Rp315,56 triliun," ujar Surya.

Dari sisi produksi, pertumbuhan tertinggi dicatat sektor real estate sebesar 10,69 persen. Sementara dari sisi pengeluaran, ekspor barang dan jasa meningkat 9,05 persen. Sektor industri pengolahan masih menjadi penopang utama dengan kontribusi 18,64 persen terhadap PDRB dan pertumbuhan 4,11 persen. Menurut Surya hal itu menegaskan bahwa hilirisasi adalah kunci masa depan ekonomi Sumut.

"Tidak hanya itu, kita mencatat surplus perdagangan US$5,17 miliar pada Januari–September 2025. Nilai ekspor mencapai US$9,29 miliar, sementara impor berada pada US$4,12 miliar. Tiga negara tujuan ekspor terbesar kita adalah Tiongkok, Amerika Serikat dan India dengan kontribusi 36,32 persen perdagangan Sumut," ungkap Surya.

Baca Juga:
Pertumbuhan ekonomi itu turut berdampak pada kesejahteraan masyarakat. Tingkat pengangguran terbuka menurun dari 5,60 persen menjadi 5,32 persen pada Agustus 2025. Produktivitas tenaga kerja juga meningkat menjadi 81,90 persen, naik 2,13 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Dari sisi investasi, capaian Sumut dinilai sangat menggembirakan. Hingga triwulan III tahun 2025, investasi tumbuh 10,51 persen atau mencapai Rp42,378 triliun, dengan penanaman modal asing (PMA) meningkat 36,46 persen.

"Sektor terbesar yang menarik investasi adalah industri kimia dan farmasi Rp2,55 triliun, disusul industri makanan Rp2,08 triliun, serta listrik, gas dan air Rp1,30 triliun. Singapura menjadi investor terbesar dengan 63,44 persen, diikuti Inggris dan Malaysia," jelas Surya.

Ia menegaskan, bahwa Sumut memiliki banyak potensi unggulan yang bisa menjadi kekuatan utama dalam memperkuat kemandirian fiskal daerah. Pemerintah daerah, kata Surya, harus mampu beradaptasi dengan langkah strategis, inovatif dan kolaboratif.

"Kita semua menyadari bahwa Sumut memiliki berbagai potensi unggulan yang dapat menjadi kekuatan utama dalam menghadapi krisis. Kita memiliki sektor pertanian dan perkebunan yang kuat, industri pengolahan yang terus tumbuh, serta potensi pariwisata kelas dunia yang menjadi kebanggaan nasional. Tidak hanya itu, posisi strategis Sumatera Utara sebagai hub perdagangan dan logistik di wilayah barat Indonesia memberikan peluang besar untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan," kata Surya. (*)

Editor
: Robert Banjarnahor
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Inflasi Sumut Turun ke 3,96%, Pemprov Tetapkan Peta Jalan Pengendalian 2025-2027
Deliserdang Terbaik Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah Wilayah Sumatera
Bupati Humbahas Hadiri Rakornas TPAKD 2025, Dorong Percepatan Akses Keuangan Daerah
Pemprov Sumut dan TPID Intervensi Harga, Datangkan 50 Ton Cabai dari Jember ke Pasar Sumut
Pemprov Sumut Siapkan Langkah Konkret Atasi Inflasi, Fokus ke Harga Cabai dan Pasar Murah
Pemkab Humbahas Bersama KPP Pratama Balige Laksanakan Sosialisasi Penyuluhan Perpajakan Dana Desa
komentar
beritaTerbaru