Medan(harianSIB.com)
Persatuan Wanita Kristen Indonesia (PWKI) Sumatera Utara melanjutkan menyusuri warga terdampak banjir. Cara itu dimaksudkan untuk berbagi kasih dan merayakan Natal 2025 menyongsong Tahun Baru 2026.
"Tetapi PWKI Sumut tidak fokus pada satu latar belakang agama. Semua yang diketahui membutuhkan, PWKI Sumut berbagi," ujar Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PWKI Sumut, Dra Veronika Sitanggang MPsi, saat memberi sambutan dalam Perayaan Natal Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PWKI Medan di HKBP Pamen, Padangbulan Medan, Senin (8/12).
"PWKI memastikan, kelahiran-Nya membawa sukacita dan seluruh umat harus bersuka dengan perayaan ini," tambahnya, didampingi Ketua DPC PWKI Medan St Titien Debora Panggabean br Sibarani SE MM, Bendahara Tiolina Panggabean SE, Ketua Panitia Pdt Veronika Panjaitan, Sekretaris PWKI Sumut Ir Ruth Munthe, Elisabeth Siregar yang Ketua PWKI Ancab Medan Sunggal, Darma Sriaty Saragih, Tetty Chariani Sinaga, Inong Hanna Simbolon MT.
Veronika berterimakasih kepada semua pihak yang memberi perhatian pada program berbagi kasih yang dilaksanakan pihaknya.
Baca Juga:
"Sejak awal Desember,
PWKI Sumut merayakan
Natal bersama keluarga besar. Termasuk dnegan
PWKI Medan dan agendanya tetap berbagi kasih," tegasnya.
Sebagaimana diketahui, Senin (1/12), PWKI Sumut merayakan Natal di Graha Bhineka Perkasa Jaya, Lubukpakam, dan menandai dimulainya berbagi kasih. Kegiatan itu dirangkai dengan bakti sosial berupa cek kesehatan gratis dan pembagian bantuan kepada 1.000 warga kurang mampu pascabanjir.
Veronika menyinggung anomali cuaca pasca bencana banjir. "Jangan lupa, minimal mengingatkan masyarakat untuk menjaga kesehatan. Jika sudah drop, akan sulit melakukan aktivitas apapun apalagi dengan cuaca akhir-akhir ini," ujar aktivis perempuan itu sambil mengatakan kiranya langkah tersebut sebagai bagian dari pengabdian dan dilakukan dengan tulus.
Ketua DPC PWKI Medan Titien Debora mengatakan, pihaknya berbagi kasih dengan membagi bahan makanan. "Langkah awal adalah berbagi pada warga PWKI dengan pertiumbangan banyaknya yang terdampak pasca bencana," ujarnya.
Ia juga mengatakan momen perayaan Natal PWKI Medan sebagai bagian sukacita.
"Harapannya, sambil memuji kebasaran-Nya dan berbagi kasih, semakin erat persaudaraan dalam Yesus Kristus," katanya.
Natal meriah PWKI Medan dengan pengkhotbah Pdt Dr Rosiany Hutagalung MTH itu, diisi ragam kegiatan. Satu di antaranya berbagi kasih.
"Sesuai arahan Ibu Veronika Sitanggang, fokus adalah berbagi sebab banyak kelaurga besar PWKI yang juga terdampak," ujarnya sambil menegaskan kiranya sukacita Natal berdampak positif dalam kedamaian. (*)