Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Rabu, 15 April 2026

Penrad Siagian Salurkan 10 Ton Sembako, Pakaian Layak Pakai dan Alkitab ke Korban Bencana Alam

Firdaus Peranginangin - Kamis, 18 Desember 2025 19:51 WIB
363 view
Penrad Siagian Salurkan 10 Ton Sembako, Pakaian Layak Pakai dan Alkitab ke Korban Bencana Alam
Foto harianSIB.com/Firdaus
Serius: Anggota DPD RI Pdt Penrad Siagian, terlihat berbincang serius dengan Bupati Tapteng Masinton Pasaribu saat melihat lokasi bencana banjir dan longsor yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Tapteng, Sibolga, Humbang Hasundutan dan Taput, Kamis (

Medan (harianSIB.com)

Anggota DPD RI asal Sumut Pdt Penrad Siagian, kembali turun ke lapangan meninjau lokasi bencana banjir dan longsor yang melanda sejumlah wilayah di Provinsi Sumatera Utara, mulai dari Kabupaten Humbang Hasundutan, Kabupaten Tapanuli Tengah, hingga Kota Sibolga.

"Kunjungan lapangan gelombang kedua tahap ketiga tersebut dilakukan sejak, Senin-Kamis (16-18/12/2025) ini, guna melihat langsung kondisi warga terdampak sekaligus menyalurkan bantuan kemanusiaan sekitar 10 ton, berupa Sembako, pakaian layak pakai dan Alkitab kepada masyarakat korban bencana," ujar Penrad Siagian kepada wartawan, Kamis (18/12/2025) di Medan.

Bantuan diserahkan tidak hanya di posko-posko pengungsian, tambah Penrad, tetapi juga langsung kepada warga yang ditemui di sepanjang jalur menuju daerah terdampak.

Baca Juga:
Diharapkan bantuan ini dapat sedikit mengurangi beban masyarakat yang menjadi korban bencana alam.

Selain menyalurkan bantuan, Penrad juga menyerap aspirasi masyarakat yang mengeluhkan lambannya penanganan pascabencana, karena bencana yang terjadi sejak akhir November hingga pertengahan Desember 2025 belum tertangani secara optimal.

Memasuki minggu ketiga pascabencana, proses pemulihan dinilai sangat lambat dan telah mengganggu aktivitas perkantoran, sekolah, serta roda perekonomian masyarakat. Sejumlah sekolah bahkan terpaksa menghentikan kegiatan belajar mengajar karena bangunan sekolah dan rumah warga masih terendam air, lumpur, dan material kayu.

Di Kabupaten Tapteng saat menuju Kecamatan Tukka wilayah yang disebut sebagai salah satu titik terparah, Penrad bertemu langsung dengan Bupati Tapanuli Tengah, Masinton Pasaribu.

Dalam pertemuan tersebut, Masinton menyampaikan keterbatasan pemerintah daerah dalam penanganan pascabencana, terutama terkait minimnya ketersediaan alat-alat berat.

Menurut Penrad, alat berat milik pemerintah daerah sangat terbatas sehingga Pemkab terpaksa menyewa dari pihak swasta dengan kemampuan fiskal yang juga terbatas.

Bupati Tapteng Masinton Pasaribu, lanjut Penrad, secara langsung meminta bantuan pemerintah pusat untuk mengirimkan alat-alat berat dalam jumlah memadai agar proses pemulihan dapat segera dipercepat.(*).

Editor
: Eva Rina Pelawi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Akses Jalan Sibolga–Tarutung via Rampa Kembali Dibuka, Pengendara Diminta Waspada
DPP Partai Hanura Salurkan Bantuan Ke Warga Korban Bencana di Sibolga dan Tapteng
Jalan Nasional Rampa-Poriaha Tembus, Sementara Dilalui Roda Dua
Gubernur Bobby Nasution Serahkan Bantuan KORPRI Sumut Sebesar Rp.2 Miliar untuk Korban Bencana
7 Alat Berat Diterjunkan Normalisasi Sungai Aek Doras Sibolga Julu
Lepas Sambut Pangdam I/BB, Gubernur Sumut Bobby Nasution Sebut Kolaborasi, Komunikasi dan Interaksi Kunci Keberhasilan Pembangunan
komentar
beritaTerbaru