BMKG: Sumut Berpotensi Diguyur Hujan Lebat Sepekan
Medan(harianSIB.com)Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BBMKG) Wilayah I Medan memprediksi sebagian besar wilayah Sumatera
Medan(harianSIB.com)
Sungguh miris hukum yang berlaku saat ini. Surya Lubis dilaporkan ke Polda Sumut dan prosesnya naik sidik hanya karena menyebut penjahat saat mendatangi abang kandungnya, Taufik Lubis, di kediaman orang tua mereka pada 20 Oktober 2025 lalu.
Berdasarkan bukti laporan Polda Sumut nomor: LP/B/1711/X/2025/SPKT/Polda Sumut tertanggal 21 Oktober 2025, Surya dilaporkan Taufik atas dugaan melakukan penghinaan.
Surya menyayangkan laporan atas dirinya diterima Polda Sumut dan naik ke tahap penyidikan. Ia mensinyalir proses atas laporan tersebut seperti dipaksakan.
"Kejadiannya berawal saat saya pergi ke rumah orang tua, Senin (20/10/2025), sekira pukul 10.00 WIB pagi, di Jalan Famboyan 1/3 No 9, dengan maksud memastikan apakah pembantu bernama Siti
Baca Juga:masih berada di rumah orang tua kami tersebut," ujarnya, Kamis (12/2/2026).
Saat di depan rumah orang tuanya tersebut, lanjut Surya, dirinya bertemu dengan Taufik dan istrinya, Lusi.
"Karena kami juga ada masalah keluarga sebelumnya dengan Taufik dan saat itu saya menanyakan masalah-masalah tersebut kepadanya, namun dia tidak memberikan jawaban termasuk juga ketika saya tanya keberadaan Siti," ujarnya.
Menurut pengakuan Surya, dirinya hanya menyebut kata penjahat saat Taufik tidak memberikan jawaban atas pertanyaannya.
"Karena tidak koperatif dalam memberikan jawaban, saya secara tidak sadar tersulut emosi dan tercetus dari mulut saya kalimat, "penjahat semua di rumah ini", tanpa menunjuk atau menyebutkan nama seseorang. Dan pada saat itu tidak ada orang lain yang mendengar selain Taufik dan Lusi. Atas dasar inilah Taufik melaporkan saya ke Polda Sumut," ujarnya sembari menyesalkan pihak Polda menerima laporan dan memprosesnya
Sementara, kuasa hukum Surya, Suhardi Matondang, menilai proses hukum yang dilakukan terhadap kliennya tidak berdasar.
"Sungguh di luar nalar, klien saya tanpa dasar yang jelas dilaporkan hingga prosesnya naik sidik. Bagaimana penerapan hukum yang dilakukan penyidik?" herannya.
Ia menduga laporan terhadap kliennya terlalu dipaksakan dan diduga adanya unsur lain.
"Diduga proses atas laporan ini karena adanya pesanan sehingga laporannya bisa dengan cepat diproses dan tiba-tiba naik sidik," katanya.
Ia mengatakan, sedang menunggu hasil dari para pihak, penyidik bersama Wassidik yang telah melakukan gelar perkara khusus terkait proses naik sidik kasus kliennya, Selasa (10/2/2026).
Sementara pengacara senior yang juga pengamat hukum, Raja Napitupulu SH, MH menyebut, proses hukum yang dilakukan terhadap Surya terkesan ugal-ugalan.
"Saya tidak mengerti jalan pemikiran penyidik jika begini. Patut dipertanyakan dasar proses hukumnya yang terkesan ugal-ugalan," tandasnya.
Ia meminta penyidik memfasilitasi sehingga kedua bersaudara ini bisa didamaikan.
"Ini bukan masalah berat sampai mengancam nyawa, harusnya penyidik melakukan upaya mediasi mengingat keduanya adalah saudara," imbuhnya sambil mengatakan jika prosesnya sampai ke pengadilan akan menjadi suatu lelucon.
Sementara itu, Bag Wassidik, AKBP Mangara Hutagalung, yang ikut serta dalam gelar perkara khusus saat dihubungi dan dikonfirmasi lewat pesan Whatsapp tidak memberikan jawaban.
Sebelumnya, keluar dari Gedung Ditreskrimum Polda Sumut, Taufik Lubis didampingi istrinya Lusi saat ditanya hasil gelar perkara khusus yang dilaksanakan memilih tidak memberikan jawaban.
"Nanti ya Bang saya WA, masih nomor lama kan," katanya sambil berlalu
Terpisah, Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol, Ferry Walintukan saat dipertanyakan terkait permasalahan ini mengatakan harusnya masalah ini tidak duduk.
"Harusnya jika hanya karena pernyataan penjahat, tidak duduk. Saya tidak mengerti konstruksi hukum yang penyidik terapkan sehingga terkesan prosesnya dipaksakan," tandasnya.
Ia berjanji akan mendalami dan mempertanyakannya.
"Saya dalami dulu dan nanti saya cari tahu prosesnya," pungkasnya. (*)
Medan(harianSIB.com)Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BBMKG) Wilayah I Medan memprediksi sebagian besar wilayah Sumatera
Medan(harianSIB.com)Tim Pengawasan Bidang Keuangan Kejaksaan RI, dipimpin Riyono selaku Inspektur I Keuangan pada Jaksa Agung Muda Pengawasa
Aek Nabara Barumun(harianSIB.com)Camat Aek Nabara Barumun, Taufik Elhasybuani, mengunjungi Pondok Pesantren (Ponpes) Dinul Khoiriyah di Desa
Medan(harianSIB.com)Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Tebing Tinggi menuntut tiga terdakwa dalam perkara dugaan korup
Rantauprapat(harianSIB.com)Proyek pengadaan lift di RSUD Rantauprapat senilai sekitar Rp2 miliar yang dikerjakan pada 2025 menjadi sorotan.
Medan(harianSIB.com)Konsulat Jenderal India di Medan mengadakan India Sumatera Tourism Promotion di Grand Mercure Hotel Jalan Sutomo Medan
Nisel(harianSIB.com)Ketua DPRD Nias Selatan (Nisel) Elisati Halawa bersama dengan Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Nisel Imam Fauzi mengikut
Jakarta(harianSIB.com)Ribuan personel dan alat utama sistem persenjataan (alutsista) Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) siap mengawal
Aekkanopan(harianSIB.com)Ketua Majelis Pembimbing Cabang Gerakan Pramuka Labuhan Batu Utara (Labura) yang juga Bupati Labura, H Hendri Yanto
Tanjungbalai(harianSIB.com)Wakapolres Tanjungbalai Kompol Tony Simanjuntak SH menekankan seluruh anggota agar terus meningkatkan rasa tanggu
Tanjungbalai(harianSIB.com)Untuk mencegah pelanggaran disiplin sekaligus menjaga integritas dan kewibawaan anggota Polri, Sipropam Polres Ta
Lubukapakam(harianSIB.com)Pemerintah Kabupaten Deliserdang mendukung rencana penggenangan awal (impounding) Bendungan Lau Simeme yang dijadw