GKII Tuan Rumah Paskah Bamagnas Sumut, Diikuti Seminar 5 Pembicara Nasional
Medan(harianSIB.com)Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Badan Musyawarah Antar Gereja Nasional (Bamagnas) Sumut mengadakan Paskah di Gereja Kemena
Medan(harianSIB.com)
Perusahaan Umum Daerah (PUD) Pasar Medan menyatakan tidak mampu mengelola seluruh unit usaha secara mandiri dan memilih menyerahkannya kepada pihak ketiga. Pernyataan ini disampaikan Direktur Utama PUD Pasar Medan, Anggia Ramadhan, dalam rapat dengar pendapat (RDP) bersama Komisi 3 DPRD Medan, Senin (13/4/2026).
Menurut Anggia, keterbatasan tenaga kerja menjadi alasan utama. Ia menyebut mayoritas karyawan merupakan perempuan dan tidak lagi berusia muda sehingga dinilai tidak mampu menangani pekerjaan operasional seperti jaga malam, pengelolaan toilet, parkir, dan kebersihan.
Pernyataan tersebut diperkuat Direksi Operasional PUD Pasar Medan, Agus Syahputra. Ia menjelaskan jumlah karyawan sebanyak 676 orang, namun secara fisik dinilai tidak mampu menjalankan seluruh unit usaha.
Baca Juga:"Secara fisik tidak mampu untuk mengerjakan pekerjaan di unit-unit usaha seperti jaga malam, toilet, parkir dan kebersihan," ujarnya dalam rapat.
Pernyataan manajemen PUD Pasar itu memicu reaksi keras dari pimpinan dan anggota Komisi 3 DPRD Medan. Ketua Komisi 3 Salomo Pardede bersama anggota, termasuk David Roni Ganda Sinaga, Hj Sri Rezeki, dr Faisal Arbie, MBiomed, H Doli Indra Rangkuti dan Eko Aprianta Sitepu, mempertanyakan alasan tersebut.
Komisi 3 menilai, jika karyawan tidak mampu bekerja, seharusnya jumlah pegawai tidak membengkak karena justru membebani anggaran. Apalagi, Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari PUD Pasar terus menurun, terakhir pada 2024 hanya sekitar Rp400 juta.
Sebelumnya, Komisi 3 telah mengingatkan jajaran direksi yang baru dilantik agar mengelola unit usaha secara mandiri dan tidak lagi menyerahkannya kepada pihak ketiga, dengan pertimbangan efisiensi anggaran dan peningkatan pendapatan.
Namun, kenyataannya unit usaha yang masa kontraknya berakhir di Pasar Sukaramai kembali diserahkan kepada vendor baru, sehingga memicu protes dari pihak pengelola lama.
Menanggapi hal tersebut, Komisi 3 DPRD Medan merekomendasikan agar kerja sama dengan vendor baru dinonaktifkan sementara dan unit usaha diambil alih kembali oleh PUD Pasar untuk dilakukan peninjauan ulang.
Rapat dengar pendapat tersebut juga dihadiri Wakil Ketua DPRD Medan, Hadi Suhendra. Hingga akhir rapat, Komisi 3 menegaskan perlunya evaluasi menyeluruh terhadap kinerja dan pengelolaan PUD Pasar Medan.(**)
Medan(harianSIB.com)Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Badan Musyawarah Antar Gereja Nasional (Bamagnas) Sumut mengadakan Paskah di Gereja Kemena
Batubara(harianSIB.com)Jaksa Agung ST Burhanuddin melakukan rotasi dan mutasi dilingkungan Kejaksaan RI. Salah satunya Wakajati Sulawesi Uta
Medan(harianSIB.com)Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Medan melaksanakan kegiatan Ibadah Paskah bersama Komunitas Kasih Tuhan Keuskupan
Jakarta(harianSIB.com)Dewan Pengurus Nasional (DPN) Batak Center resmi menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dengan Pemerintah Kabupaten (Pe
Batubara(harianSIB.com)Wacana pemekaran Provinsi Sumatera Pantai Timur (Sumpatim) kembali mengemuka. Ketua komite pemekaran Provinsi Sumpati
Binjai(harianSIB.com)Kejaksaan Negeri Binjai menahan tersangka baru dalam kasus dugaan korupsi proyek fiktif di Dinas Ketahanan Pangan dan P
Sibuhuan(harianSIB.com)Satuan Reserse Narkoba Polres Padang Lawas (Palas) mengungkap peredaran narkotika jenis sabu di sejumlah wilayah, den
Gunungsitoli(harianSIB.com)Penetapan tersangka terhadap Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes PPKB) K
Medan(harianSIB.com)Perusahaan Umum Daerah (PUD) Pasar Medan menyatakan tidak mampu mengelola seluruh unit usaha secara mandiri dan memilih
Nisel(harianSIB.com)Gugatan praperadilan yang diajukan Erwinus Laia terkait status tersangka dalam kasus dugaan korupsi anggaran belanja Din
Medan(harianSIB.com)Himpunan Mahasiswa dan Pemuda Simalungun (Himpasi) mengecam absennya 27 anggota DPRD Simalungun dalam rapat paripurna pe
Medan(harianSIB.com)Perum Bulog Wilayah Sumatera Utara memastikan ketersediaan stok beras aman dengan total mencapai 57.160 ton, cukup untuk