Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Sabtu, 18 April 2026

HUT Sumut, WSI SOKSI dan Srikandi PP Harap Pembangunan Inklusif pada Gender

Oki Lenore - Sabtu, 18 April 2026 17:04 WIB
112 view
HUT Sumut, WSI SOKSI dan Srikandi PP Harap Pembangunan Inklusif pada Gender
Foto: Dok/WKRI Paroki Hayam Wuruk
Susi Merry Junita Sinaga dan Ade Rosda bersama pengurus organisasi kewanitaan saat menghadiri Sidang Paripurna HUT Provinsi Sumut, Rabu (15/4/2026), di DPRD Sumut.

"Artinya, ruang dan akses yan sama dalam skala gender. Perempuan sejatinya tidak ingin diproteksi sebab kemandiriannya sudah terbukti, tapi bergandengan tangan," sebut aktivis tersebut.

"Jika melibatkan perempuan secara penuh sebab pembangunan itu untuk menciptakan ruang yang aman, nyaman dan setara bagi semua warganya," tegasnya.

Susi Sinaga mengutarakan, Pembangunan yang terintegrasikan pengarusutamaan gender, memastikan hasilnya akan lebih purna dan maksimal.

"Selama ini, hal yang rentan atas proses pembanguna itu adalah perempuan tapi dengan dilibatkan maka celah kerentanan dapat ditutup," sebut politisi Partai Golkar itu.

"Contohnya dalam mengadakan fasilitas publik. Jika perempuan dilibatkan maka hal-hal kecil terkait kebutuhan mendasar manusia, pasti diakomodir," tambahnya.

Ia menunjuk komponen utama pembangunan inklusif perempuan dipastikan bahwa penyediaan fasilitas sarana dan prasarana dasar yang aman dan ramah untuk seluruh genre dan anak-anak, pasti terjamin.

Editor
: Donna Hutagalung
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Tim Gabungan Dishut Sumut Gelar Operasi Pemulihan Kawasan Hutan di Labuhanbatu
Kadishut Sumut Bantah Pembiaran Dugaan Jual Beli Lahan Hutan
Takoseng Mengadu dan Mohon Perlindungan Hukum ke Kadishut Sumut
Fashion On The Street Srikandi PP
Pembalakan di Tapanuli Tengah, Dishut Sumut Turun Melakukan Cek Tunggul
Dishut Sumut Minta Bupati Samosir Hentikan Aktivitas Pembangunan di Hutan Lindung
komentar
beritaTerbaru
Iran Kembali Tutup Selat Hormuz

Iran Kembali Tutup Selat Hormuz

Teheran(harianSIB.com)Militer Iran menyatakan Selat Hormuz kembali ditutup pada hari Sabtu (18/4/2026). Hal ini disampaikan komando militer