Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Minggu, 03 Mei 2026

Hardiknas 2026, Pemkab Deliserdang Paparkan Kondisi Pendidikan dan Langkah Pembenahan

Jekson Turnip - Sabtu, 02 Mei 2026 18:02 WIB
151 view
Hardiknas 2026, Pemkab Deliserdang Paparkan Kondisi Pendidikan dan Langkah Pembenahan
Foto Dok/Diskominfostan Deliserdang
FOTO BERSAMA: Bupati Deliserdang, Asri Ludin Tambunan foto bersama dengan peserta penerima penghargaan di Lubukpakam, Sabtu (2/5/2026).

Lubukpakam(harianSIB.com)

Momentum Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 dimanfaatkan Pemerintah Kabupaten Deliserdang untuk memaparkan kondisi terkini dunia pendidikan sekaligus langkah-langkah konkret perbaikannya.

Bupati Deliserdang, Asri Ludin Tambunan menegaskan bahwa pendidikan harus menjadi gerakan bersama. Ia menilai, peningkatan kualitas pendidikan tidak bisa hanya bergantung pada pemerintah, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.

"Pendidikan bermutu harus menjadi gerakan bersama. Pendidikan harus mampu membentuk generasi unggul," ujarnya dalam sambutan sebagai pembina upacara Hari Pendidikan Nasional 2026 di alun-alun Pemkab Deliserdang, Sabtu (2/5/2026).

Bupati kemudian mengungkap capaian indikator pendidikan di Deliserdang. Pada tahun 2025, skor literasi tingkat SD berada di angka 55,69 dan numerasi 48,64, yang masih di bawah kompetensi minimum. Sementara di tingkat SMP, literasi mencapai 67,92 dan numerasi 60,74, yang menunjukkan perlunya penguatan pembelajaran.

Baca Juga:
Ia menekankan bahwa tantangan utama bukan sekadar capaian angka, melainkan kualitas proses belajar di kelas.

"Sekolah harus fokus pada kemampuan bernalar. Kita masih menemukan siswa yang belum bisa membaca, ini menjadi perhatian serius," tegasnya.

Selain kualitas pembelajaran, kondisi sarana prasarana juga menjadi sorotan. Dari total 5.965 ruang kelas sekolah negeri, sebanyak 906 ruang mengalami kerusakan berat.

Menjawab berbagai tantangan tersebut, Pemkab Deliserdang telah menyiapkan sejumlah langkah perbaikan. Di antaranya melalui revitalisasi sekolah, pembangunan unit sekolah baru, ruang kelas baru, serta rehabilitasi sarana prasarana dengan dukungan berbagai sumber pendanaan, mulai dari APBN, APBD, bantuan provinsi, CSR, hingga partisipasi masyarakat.

Upaya peningkatan akses pendidikan juga dilakukan melalui program regrouping sekolah. Sepanjang 2025, sebanyak 32 SD telah diregrouping, dan pada 2026 direncanakan bertambah menjadi 39 SD.

Di sisi lain, dukungan kepada siswa terus diperkuat melalui pemberian beasiswa kepada 900 siswa SD, 3.551 siswa SMP, serta 670 peserta pendidikan nonformal (PNF), disertai bantuan perlengkapan sekolah.

Dalam aspek tata kelola, Pemkab Deliserdang mendorong peningkatan disiplin dan kinerja tenaga pendidik melalui penerapan jam kerja 37,5 jam per minggu dan kewajiban mengajar 27 jam. Sistem presensi online turut mendorong tingkat kehadiran guru mencapai 96,4 persen, dengan pengawasan rutin setiap pekan.

Komitmen integritas juga diperkuat melalui penerapan Pakta Integritas Anti Gratifikasi, yang melarang guru menerima hadiah dari orang tua atau wali murid.

Sementara itu, peningkatan kualitas lingkungan belajar dilakukan melalui program Sekolah ASRI (Aman, Sehat, Rindang, Indah), yang mencakup pencegahan kekerasan dan bullying, kantin sehat, penguatan kegiatan religius, serta program Adiwiyata. Saat ini, sebanyak 350 sekolah telah terdaftar dalam sistem Adiwiyata.

"Melalui momentum Hardiknas 2026 ini mari bersama kita berkomitmen untuk terus melakukan pembenahan menyeluruh, demi mewujudkan pendidikan yang berkualitas dan berdaya saing," pungkasnya.(**)

Editor
: Eva Rina Pelawi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Prof Abdul Mu'ti : Kemendikdasmen Terapkan Pendekatan Pembelajaran Mendalam Sebagai Program Prioritas Tingkatkan Kualitas Pendidikan
Wabup Nisel: Pendidikan Bukan Sekedar Proses Transfer Ilmu, Melainkan Upaya Memanusiakan Manusia
Menguatkan Partisipasi Semesta Mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua (Refleksi Hari Pendidikan Nasional, 2 Mei 2026)
Peringati May Day 2026, GMNI Unjuk Rasa ke DPRD SU Tolak Penindasan Buruh dan Pendidikan Mahal
Bupati Tapteng Resmikan Gedung Sementara SDN 155683 Sigiring-giring
Dari Dapur ke Meja Belajar: SPPG PUSAKA Tarutung Buktikan MBG Bukan Sekadar Makan Gratis
komentar
beritaTerbaru