Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Rabu, 26 Agustus 2026

Audisi Umum PB Djarum 2026 untuk Jadi Pebulutangkis Dunia

Oki Lenore - Jumat, 08 Mei 2026 16:20 WIB
618 view
Audisi Umum PB Djarum 2026 untuk Jadi Pebulutangkis Dunia
Foto Dok PB Djarum Kudus
Talenta Pebulutangkis: Sejumlah talenta muda pebulutangkis Indonesia saat pemusatan di PB Djarum Kudus, Jawa Tengah.

Medan(harianSIB.com)

Bakti Olahraga Djarum Foundation menyelenggarakan Audisi Umum PB Djarum 2026. Kegiatan sebagai bagian dari komitmen berkelanjutan dalam mencetak generasi emas bulutangkis Indonesia itu untuk maksud menjadi pebulutangkis dunia. Audisi dimulai di Pekanbaru, Riau, 7–12 Juli; Makassar, Sulawesi Selatan, 4–9 Agustus; Kudus, Jawa Tengah, 8–13 September. Audisi menyasar tiga kelompok usia yakni U-11 (peserta dengan usia 8–10 tahun atau kelahiran 2016–2018), KU 11 (peserta berusia 11 tahun atau kelahiran 2015), serta KU 12 (peserta dengan usia 12 tahun atau kelahiran 2014), baik putra maupun putri.

Program Director Bakti Olahraga Djarum Foundation yang juga Ketua PB Djarum, Yoppy Rosimin mengungkapkan, Jumat (8/5/2025), bahwa audisi merupakan upaya memperluas jangkauan pencarian talenta muda di seluruh Indonesia dan memenuhi harapan dan permintaan orangtua atlet maupun klub daerah agar tidak hanya terpusat di Pulau Jawa saja. "Sejak 2022 hingga 2025, Audisi Umum PB Djarum kami pusatkan di Kudus. Namun tahun setelahnya dilaksanakan juga di daerah," katanya.

Ketua Tim Pencari Bakat Audisi Umum PB Djarum 2026, Sigit Budiarto menuturkan bahwa proses seleksi tahun ini tetap dirancang ketat dan kompetitif guna menemukan atlet-atlet muda dengan kualitas istimewa. Juara Dunia 1997 ini menambahkan, penyelenggaraan audisi yang rutin setiap tahun merupakan bagian dari upaya menjaga kesinambungan mata rantai pembinaan atlet di PB Djarum. "Kami berharap melalui audisi ini dapat menemukan bibit-bibit unggul yang tidak hanya kuat secara teknik, tetapi juga memiliki karakter unik dalam bermain serta mental juara. Kombinasi tersebut penting untuk membentuk atlet dengan kualitas super yang mampu bersaing di level tertinggi," jelasnya

Tim Pencari Bakat akan diperkuat oleh jajaran pelatih PB Djarum, dengan Hendrawan sebagai Koordinator Atlet Putri dan Leonard Holvy de Pauw sebagai Koordinator Atlet Putra. Selain itu tak ketinggalan pula sederet legenda bulutangkis Indonesia yang turut serta memantau bakat para peserta Audisi Umum PB Djarum 2026 sejak hari pertama seperti Hendrawan.

Baca Juga:
Keterlibatan Hendrawan pada Audisi Umum PB Djarum tahun ini menjadi yang pertama sejak ia resmi bergabung dengan PB Djarum pada tahun lalu sebagai Technical Advisor Men's & Women's Singles. Juara Dunia 2001 ini menyambut antusias peran barunya dalam proses audisi, yang menurutnya menjadi langkah proaktif dalam menjaring talenta sejak usia dini.

Terkait kriteria atlet putri, Hendrawan menjelaskan bahwa pendekatan penilaian juga akan menyesuaikan dengan dinamika permainan ke depan. Namun yang menjadi sorotan Juara Thomas Cup 2002 tersebut adalah sistem skor baru yang diterapkan BWF yakni 15 poin x 3 game (best of three) yang akan berlaku mulai Januari 2027. "Ke depan dengan format permainan yang cenderung lebih cepat, faktor teknik menjadi semakin penting. Untuk atlet putri, kami melihat penguasaan teknik, footwork, dan kontrol lapangan sebagai aspek utama. Namun tentu tidak mengesampingkan faktor lain seperti mental dan karakter. Fighting spirit juga menjadi salah satu hal yang kami perhatikan, terutama saat mereka memasuki fase-fase akhir seleksi," jelasnya.

Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
 Klub PB Sulhas Aekkanopan Gelar Syukuran Tahun Baru, Atlet PB Djarum Kudus Hadir
Feri Hendrawan Ketua PWI Rokan Hulu Periode 2015-2018
komentar
beritaTerbaru