Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Rabu, 20 Mei 2026

DPRD Sumut Minta Pengawasan Laut Diperketat Usai Bea Cukai Ungkap Jalur Sabu

Firdaus Peranginangin - Rabu, 20 Mei 2026 17:11 WIB
107 view
DPRD Sumut Minta Pengawasan Laut Diperketat Usai Bea Cukai Ungkap Jalur Sabu
Foto harianSIB.com/Firdaus
Zeira Salim Ritonga SE

Medan(harianSIB.com)

Wakil Ketua Komisi A DPRD Sumut Zeira Salim Ritonga SE menyoroti serius pernyataan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai yang menyebut Pantai Timur Sumatera masih menjadi jalur utama penyelundupan narkotika dari luar negeri, khususnya sabu.

Menurut Zeira Salim, fakta tersebut menjadi alarm keras bagi seluruh pemangku kepentingan karena Sumut kini berada di garis depan ancaman kejahatan narkotika jaringan internasional.

"Ini bukan lagi sekadar persoalan kriminal biasa. Ketika Pantai Timur Sumatera disebut sebagai jalur utama masuknya sabu dari luar negeri, artinya wilayah kita sedang menjadi sasaran empuk sindikat narkotika internasional," tegas Zeira Salim Ritonga kepada wartawan, Rabu (20/52026) melalui telepon dari Medan.

Baca Juga:
Ia menilai lemahnya pengawasan di wilayah perairan dan pesisir menjadi salah satu faktor yang terus dimanfaatkan para pelaku. Karena itu, Zeira mendesak pemerintah pusat memperkuat sistem pengamanan laut, termasuk meningkatkan koordinasi antara Bea Cukai, BNN, TNI AL, Polairud, dan pemerintah daerah.

"Negara tidak boleh kalah. Pengawasan laut harus diperketat dengan teknologi dan operasi terpadu yang berkesinambungan. Jangan sampai Sumut terus dijadikan pintu masuk narkoba yang kemudian merusak generasi muda," katanya.

Politisi itu juga meminta aparat penegak hukum tidak hanya fokus pada penangkapan kurir atau pelaku lapangan, tetapi membongkar jaringan besar hingga aktor intelektual di balik penyelundupan tersebut.

"Kita apresiasi pengungkapan kasus yang dilakukan aparat. Tapi yang lebih penting adalah memutus mata rantai sindikat internasionalnya. Jangan hanya pemain kecil yang ditangkap," ujarnya Sekretaris DPW PKB Sumut ini.

Selain penguatan pengawasan, Zeira menilai edukasi dan pencegahan di tengah masyarakat juga harus diperluas, terutama di kawasan pesisir yang rawan dijadikan lokasi transit maupun distribusi narkotika.

"Perang melawan narkoba tidak cukup hanya dengan penindakan. Masyarakat harus dilibatkan. Edukasi kepada anak muda dan penguatan ekonomi masyarakat pesisir juga penting agar mereka tidak mudah direkrut jaringan narkotika," pungkasnya.(*).

Editor
: Robert Banjarnahor
SHARE:
Tags
beritaTerkait
KPK Terima Pengembalian Rp8 Miliar dari Suap Anggota DPRD Sumut
Pusat Studi Konstitusi Soroti Putusan PTUN soal OSO Boleh Nyaleg
Pengunjung Soroti Kebersihan dan Pengutipan Berlapis di Bukit Gundaling Berastagi
Sri Mulyani Sindir Orang RI yang Suka Liburan ke Luar Negeri
Anggota DPRD Sumut Muhri Fauzi Hafis Minta Drainase Jalan Sukarno-Hatta Binjai Timur Diperbaiki
DPO Tony Wijaya Kabur ke Luar Negeri
komentar
beritaTerbaru