Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Rabu, 24 Juni 2026

KNPI Kritik Kinerja Kadis Pendidikan Sumut

Leo Bastari Bukit - Rabu, 20 Mei 2026 18:56 WIB
652 view
KNPI Kritik Kinerja Kadis Pendidikan Sumut
Foto Dok/KNPI Sumut
Tarmizi

Medan(harianSIB.com)

Dewan Pimpinan Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPD KNPI) Sumut menyoroti kinerja Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumut di tengah momentum Hari Pendidikan Nasional dan Hari Kebangkitan Nasional pada Mei 2026.

DPD KNPI Sumut menilai amanah pengelolaan pendidikan di Sumut belum dijalankan secara maksimal sejak Kepala Dinas Pendidikan dilantik oleh Gubernur Sumut Bobby Nasution, pada Maret 2025.

Sekretaris DPD KNPI Sumut Tarmizi mengatakan pihaknya melihat adanya indikasi bahwa kebijakan di lingkungan Dinas Pendidikan Sumut masih dipengaruhi pihak-pihak yang mengatasnamakan relawan Pilgub.

"Kepala Dinas Pendidikan Sumut harus mampu melepaskan diri dari bayang-bayang pihak yang mengatasnamakan relawan Pilgub. Jabatan yang diemban adalah amanah untuk bekerja secara profesional, independen, dan berpihak pada kepentingan pendidikan, bukan berada di bawah pengaruh kelompok tertentu," kata Tarmizi di Medan, Rabu (20/5/2026).

Menurutnya, jabatan Kepala Dinas Pendidikan merupakan posisi publik yang harus mengutamakan kepentingan dunia pendidikan, bukan kepentingan politik kelompok tertentu.

Ia juga menegaskan agar pengambilan kebijakan dilakukan secara objektif dan bertanggung jawab demi kemajuan pendidikan di Sumut.

"Sudah saatnya Kadis Pendidikan Sumut berdiri di atas kaki sendiri, mengambil keputusan dengan bijak, objektif, dan penuh tanggung jawab demi kemajuan dunia pendidikan di Sumut. Bukan hanya sebagai boneka yang bisa disetir atau diintimidasi oleh oknum-oknum yang diduga membawa-bawa nama relawan dan juga nama keluarga gubernur," ujarnya.

Selain itu, KNPI Sumut menyayangkan apabila dunia pendidikan dijadikan objek kepentingan segelintir kelompok untuk mencari keuntungan pribadi. Tarmizi menyinggung sejumlah pemberitaan viral belakangan ini terkait dugaan keterlibatan oknum relawan dalam urusan pendidikan.

"Miris kita melihatnya apabila dunia pendidikan menjadi objek para relawan untuk mengumpulkan pundi-pundi seperti berita-berita yang viral belakangan ini. Ini sangat mencoreng wajah dunia pendidikan kita di Sumut," katanya.

DPD KNPI Sumut meminta agar Gubernur Bobby Nasution turut mengevaluasi kinerja jajarannya agar tidak ada ruang bagi intervensi non-profesional dalam pengelolaan pendidikan di Sumut.

Di sisi lain, KNPI Sumut juga mendorong Kepala Dinas Pendidikan Sumut Alexander Sinulingga untuk membuka ruang kolaborasi dengan organisasi kepemudaan dan mahasiswa dalam pembangunan sektor pendidikan.

"Seharusnya kepala dinas pendidikan melibatkan dan merangkul para pemuda dalam pembangunan dan kemajuan pendidikan di Sumut ini. Pemuda punya ide, energi, dan semangat untuk membangun daerah," ucap Tarmizi.

KNPI Sumut menyatakan siap mengawal dan mendukung setiap kebijakan pendidikan yang berpihak kepada siswa, guru, serta kemajuan daerah. Namun, mereka menegaskan tidak akan tinggal diam apabila arah kebijakan dinilai menyimpang dari kepentingan masyarakat.

"Pendidikan adalah masa depan Sumut. Jangan sampai masa depan itu digadaikan untuk kepentingan segelintir orang," tutupnya. (*)

Editor
: Wilfred Manullang
SHARE:
Tags
beritaTerkait
komentar
beritaTerbaru