Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Jumat, 05 Juni 2026

Krisis Air Bersih, Warga di Kemenangan Tani Medan Tuntungan Mandi di Sungai

Firdaus Peranginangin - Jumat, 05 Juni 2026 18:25 WIB
115 view
Krisis Air Bersih, Warga di Kemenangan Tani Medan Tuntungan Mandi di Sungai
Foto harianSIB.com/Firdaus
Ebenejer Sitorus SE MM.

Medan(harianSIB.com)

Sekretaris Fraksi Hanura DPRD Sumut Ebenejer Sitorus SE MM menegaskan, sudah 81 tahun Indonesia merdeka, tapi masih ada warga Kota Medan yang mengalami krisis air minum, akibat sering matinya air dari Perumda Tirtanadi, sehingga menimbulkan kekecewaan dari masyarakat.

"Pelayanan perusahaan daerah air minum tersebut semakin mengecewakan masyarakat. Bahkan, warga di Kelurahan Kemenangan Tani, Kecamatan Medan Tuntungan, Kotamadya Medan, terpaksa kembali mandi di sungai dan membeli air isi ulang untuk kebutuhan memasak akibat beberapa hari terakhir tidak mendapatkan pasokan air bersih," tandas Ebenejer Sitorus kepada wartawan, Jumat (5/6/2026) di DPRD Sumut.

Menurut Ebenejer, air bersih merupakan kebutuhan dasar masyarakat yang harus dipenuhi secara berkesinambungan. Karena itu, gangguan distribusi yang terjadi berulang kali tidak boleh dianggap sebagai persoalan biasa.

"Kita baru saja menerima pengaduan masyarakat Kelurahan Kemenangen Tani, Kecamatan Medan Tuntungan, bahwa mereka sangat mengeluhkan kerapnya mati air di daerah mereka, karena tidak bisa mandi, mencuci dan memasak karena air mati berhari-hari," ujar Ebenejer.

Baca Juga:
Akibatnya, tambah Ketua DPD Partai Hanura Asahan ini, warga harus membeli air isi ulang untuk kebutuhan sehari-hari, bahkan ada yang kembali memanfaatkan air sungai maupun air tanah hujan. Kondisi ini benar-benar sangat memprihatinkan dan tidak seharusnya terjadi di Kota Medan sebagai ibu kota Provinsi Sumatera Utara.

Anggota Komisi E ini menilai pelayanan air bersih yang tidak optimal telah menurunkan kualitas hidup masyarakat. Jangan sampai masyarakat merasa kembali ke zaman batu karena harus mandi di sungai dan memanfaatkan air hujan akibat pelayanan air yang tidak maksimal.

Editor
: Robert Banjarnahor
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Wali Kota Medan Minta Camat dan Lurah Tingkatkan Kapasitas untuk Beri Pelayanan Publik
KPK Terima Pengembalian Rp8 Miliar dari Suap Anggota DPRD Sumut
Keliling Nusantara, Mobil Listrik PLN BLITS akan Kunjungi Kota Medan
Terduga Pembunuh Tukang Rujak Diringkus Polres Pematangsiantar di Kota Medan
Wakil Wali Kota Medan Berharap BPJS Permudah Masyarakat Dapatkan Fasilitas Kesehatan
Wakil Wali Kota Medan Tinjau Terminal Amplas
komentar
beritaTerbaru