Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Sabtu, 20 Juni 2026

Sosialisasi Perda, Lily Ajak Masyarakat Peduli Disabilitas dan Lansia

Horas Pasaribu - Minggu, 14 Juni 2026 18:25 WIB
273 view
Sosialisasi Perda, Lily Ajak Masyarakat Peduli Disabilitas dan Lansia
Foto SIB/Horas Pasaribu
SOSPER: Anggota DPRD Medan Dr Lily pada sosialisasi Perda, Minggu (14/6/2026) di halaman Vihara Amitayus Jalan Meranti Kelurahan Sekip, Kecamatan Medan Petisah.

Ditegaskannya, UUD 1945 pada pasal 34 ayat 1 disebutkan fakir miskin dan anak terlantar dipelihara oleh negara. Tapi jangan karena bisa dipelihara oleh negara, anak jadi menelantarkan orangtua dengan menyerahkannya ke Dinas Sosial atau panti jompo.

"Rawatlah orangtua yang lansia semampu semampu kita, jangan serahkan mereka ke panti jompo. Sangat berdosa kita jika melakukan itu, apakah kita mau nanti dibawa anak kita ke panti jompo? Berbaktilah kepada orangtua," ungkapnya.

Hadir juga pada Sosper perwakilan Dinas Sosial Kota Medan Trisno Hutagalung. Dia membenarkan apa kata Dr Lily tentang lansia. Pemko Medan melalui Dinas Sosial menampung lansia untuk dirawat, tapi bagi orangtua yang terlantar sesuai amanah UUD 1945.

Pemerintah Kota Medan melalui Dinas Sosial terus menjalankan berbagai program perlindungan sosial bagi penyandang disabilitas dan lanjut usia. Dijelaskannya, tahun ini tersedia bantuan alat bantu bagi penyandang disabilitas yang memenuhi persyaratan, termasuk berdasarkan kategori desil 1 sampai 5. Bantuan yang disediakan meliputi kursi roda, kaki palsu, tongkat walker, dan tongkat kruk.

Program tersebut dianggarkan oleh Dinas Sosial sebagai bagian dari pelaksanaan kebijakan perlindungan dan pemenuhan hak penyandang disabilitas. Masyarakat diimbau untuk menyampaikan informasi tersebut kepada keluarga atau kerabat yang merupakan penduduk Kota Medan dan membutuhkan bantuan alat disabilitas. Dengan demikian, warga yang berhak dapat memanfaatkan program pemerintah sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Selain bantuan alat disabilitas, Dinas Sosial Kota Medan juga menjalankan program penanganan lanjut usia terlantar. Pemerintah berharap masyarakat turut berperan aktif dengan melaporkan kondisi lansia yang membutuhkan perlindungan dan penanganan sosial. Dalam kesempatan tersebut juga disampaikan keprihatinan terhadap masih adanya lansia yang ditelantarkan oleh keluarganya. Sebagian di antaranya bahkan mengalami kondisi sakit berat dan tidak lagi mampu beraktivitas secara mandiri.

Editor
: Robert Banjarnahor
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Diperiksa 6,5 Jam, Grace Natalie Jelaskan Pidato Tolak Perda Syariah
Argentina Kalahkan Meksiko, Icardi Cetak Gol Perdana
Grace Tolak Minta Maaf soal Perda Syariah: Pahami Dulu Konteksnya
Terbang Perdana Garuda dari Jakarta, Nias Selangkah Lebih Maju
Polsek Perdagangan Ringkus Pelaku Percobaan Pencurian dengan Kekerasan
Jokowi Usul Two State Solution untuk Perdamaian Palestina-Israel
komentar
beritaTerbaru