Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Minggu, 05 Juli 2026

Putra Asal STM Hulu Kombes Pol Elieser Dharma Bahagia Ginting Lulus Sespimti Polri

Leo Bastari Bukit - Minggu, 05 Juli 2026 20:35 WIB
127 view
Putra Asal STM Hulu Kombes Pol Elieser Dharma Bahagia Ginting Lulus Sespimti Polri
Foto Dok/Hawila Bukit
FOTO BERSAMA: Kombes Pol Dr Elieser Dharma Bahagia Ginting SH SIK MH CPHR didampingi dr Hawila Adelita br Bukit MKes beserta kedua putranya yakni Priel Edlin Perdanura Ginting dan Petra Febrian Nathanael Ginting foto bersama dengan Dra Roslina br Bangun d

Jakarta(harianSIB.com)

Putra asal Desa Tiga Juhar, Kecamatan STM Hulu, Kabupaten Deliserdang, Provinsi Sumatera Utara (Sumut), Kombes Pol Dr Elieser Dharma Bahagia Ginting SH SIK MH CPHR resmi menyelesaikan Pendidikan Sekolah Staf dan Pimpinan Tinggi (Sespimti) Polri Dikreg Ke-35 Tahun Anggaran 2026.

Kelulusan tersebut ditandai dengan Upacara Penutupan Pendidikan Sespimti Polri Dikreg Ke-35, Sespimmen Polri Dikreg Ke-66, Sekolah Pengembangan Profesi Kepolisian (SPPK) Angkatan Ke-3, dan Sespimma Polri Angkatan Ke-75 yang dipimpin langsung oleh Wakil Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Wakapolri), Komjen Pol Prof Dr Dedi Prasetyo, di Sespim Lemdiklat Polri, Jumat (3/7/2026).

Kombes Pol Elieser Dharma Bahagia Ginting menjadi satu dari 57 peserta yang dinyatakan lulus dari pendidikan Sespimti Polri tahun ini. Perwira menengah Polri tersebut merupakan putra asli Desa Tiga Juhar, Kecamatan STM Hulu, Deliserdang, sekaligus suami dari dr Hawila Adelita br Bukit MKes.

Dharma Ginting merupakan anak pertama dari lima bersaudara pasangan almarhum Perdamen Ginting dan almarhumah Nursia br Tarigan. Ia juga merupakan menantu almarhum Drs Eddy M Bukit, mantan wartawan Harian Sinar Indonesia Baru (SIB), dan Dra Roslina br Bangun.

Roslina br Bangun yang turut menghadiri penutupan pendidikan tersebut mengungkapkan rasa bangga atas pencapaian menantunya. Keberhasilan ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi masyarakat Sumut, khususnya Kecamatan STM Hulu, Kabupaten Deliserdang.

"Kami berharap bekal ilmu dan kepemimpinan yang diperoleh selama pendidikan dapat menjadi modal dalam mengemban amanah serta memberikan kontribusi terbaik bagi institusi Polri, masyarakat, bangsa, dan negara," ujarnya, Minggu (5/7/2026).

Dalam amanatnya, Wakapolri Komjen Pol Prof Dr Dedi Prasetyo menegaskan bahwa seluruh lulusan pendidikan kepemimpinan Polri diharapkan mampu menjadi garda terdepan dalam menjaga stabilitas keamanan nasional di tengah tantangan global, percepatan transformasi digital, serta meningkatnya ekspektasi masyarakat terhadap pelayanan kepolisian.

Tahun ini, sebanyak 418 peserta didik dinyatakan lulus, terdiri dari 57 peserta Sespimti, 201 peserta Sespimmen, 35 peserta SPPK, dan 125 peserta Sespimma. Para lulusan akan kembali ke satuan kerja masing-masing sebagai calon pemimpin Polri yang profesional, adaptif, berintegritas, serta mampu menjawab tantangan tugas yang semakin kompleks.

"Kelulusan ini merupakan awal pengabdian dan tanggung jawab yang lebih besar untuk menjadi pemimpin Polri yang profesional, adaptif, dan berintegritas," tegas Wakapolri.

Ia juga menekankan pentingnya penguasaan teknologi, termasuk kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI), analisis data, dan Open Source Intelligence (OSINT) untuk menghadapi tantangan kejahatan siber, penyebaran hoaks, serta berbagai ancaman keamanan di era digital.

Selain itu, para lulusan diminta terus menjaga integritas, menjunjung tinggi profesionalisme, dan menghadirkan pelayanan kepolisian yang humanis agar kepercayaan masyarakat terhadap Polri semakin meningkat. (*)

Editor
: Wilfred Manullang
SHARE:
Tags
beritaTerkait
komentar
beritaTerbaru