"Dalam perkuliahan, ada materi tentang tidak boleh perundungan. Bahkan, di area rumah sakit juga ada banyak banner untuk informasi pelaporan perundungan. Namun itu tetap terjadi, karena mereka tidak dekat dengan kita. Jadi harus kita perbaiki bersama-sama," katanya.
Dalam kunjungan tersebut, Dirjen Keslan juga berdialog langsung dengan para peserta Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) yang sedang menjalani pendidikan di RS Adam Malik untuk mendengarkan berbagai masukan terkait proses pendidikan klinis.
Kegiatan itu turut dihadiri Dekan FK USU Dr dr Muara Panusunan Lubis MKed (OG) SpOG SubspKFm, Inspektur Investigasi Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi Albertus Agus Windarto SE MM CFrA, serta Direktur Tata Kelola Pelayanan Kesehatan Rujukan Kemenkes RI dr Ockti Palupi Rahayuningtyas MPH MHKes. (*)
Editor
: Wilfred Manullang