Indonesia Coffee Expo Medan 2026 Dibuka, Perkuat Ekosistem Kopi Nasional dari Hulu hingga Hilir
Medan(harianSIB.com)Pulau Sumatera selama ini dikenal sebagai salah satu penghasil kopi terbaik di Indonesia. Beragam kopi unggulan seperti
Medan(harianSIB.com)
Setelah tujuh tahun berada dalam ketidakpastian alias terkatung-katung akibat proyek pembangunan Jalan Tol Binjai-Langsa, masyarakat Desa Halaban, Kecamatan Besitang, Kabupaten Langkat, akhirnya mendapat secercah harapan.
Harapan itu terungkap dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang dipimpin Anggota DPD RI, Pdt Penrad Siagian, Jumat (31/7/2026) di Kantor DPD RI Sumut, dihadiri perwakilan Kementerian Pekerjaan Umum, Kanwil BPN Sumut, Kantor Pertanahan Langkat, PT Hutama Karya, PPK Pengadaan Tanah, masyarakat Desa Halaban, serta anggota DPRD Langkat Matthew Diemas Bastanta Sinulingga.
"Pemerintah menargetkan penyelesaian pembayaran ganti rugi terhadap 120 bidang tanah milik warga paling lambat Desember 2026. Target tersebut disepakati dengan syarat seluruh dokumen administrasi masyarakat segera dilengkapi sesuai ketentuan," ujar Penrad Siagian.
Diungkapkan Penrad, sejak 2019 masyarakat tidak lagi leluasa memanfaatkan lahannya setelah dipatok sebagai bagian dari rencana pembangunan Jalan Tol Binjai-Langsa. Meski demikian, warga tetap mendukung proyek strategis nasional tersebut karena diyakini mampu meningkatkan konektivitas dan mendorong pertumbuhan ekonomi.
Baca Juga:Menurut anggota dewan Dapil Sumut ini, yang dibutuhkan masyarakat saat ini hanya kepastian. Selama bertahun-tahun warga tidak dapat mengoptimalkan lahannya, sementara proses pembangunan dan pembayaran ganti rugi belum berjalan.
"Jangan sampai masyarakat kehilangan kesempatan mengelola tanahnya, sementara pembangunan belum berjalan. Negara harus hadir memberikan solusi dan memastikan hak masyarakat terpenuhi," tegasnya.
Ia menjelaskan, percepatan pembebasan lahan menjadi rekomendasi utama RDP sebelumnya dan kini menjadi kewenangan Kementerian Pekerjaan Umum. Karena itu, pembangunan infrastruktur harus berjalan seiring dengan perlindungan hak-hak masyarakat.
Perwakilan Kementerian PU menyampaikan komitmen pemerintah menyelesaikan persoalan tersebut. Namun, pembangunan Jalan Tol Binjai-Langsa masih terkendala keterbatasan anggaran konstruksi serta evaluasi kebijakan pemerintah pusat.
Dalam rapat terungkap sekitar 120 bidang tanah di Desa Halaban belum menerima pembayaran ganti rugi, sementara sekitar 80 persen lahan proyek jalan tol di wilayah Sumatera Utara telah berhasil dibebaskan. Kementerian PU juga meminta dukungan DPD RI untuk mendorong ketersediaan anggaran agar pembangunan dapat kembali berjalan.
Sementara itu, Kantor Pertanahan Kabupaten Langkat menjelaskan 120 bidang tanah tersebut masih menunggu musyawarah penetapan nilai ganti rugi. Kendala utama, belum lengkapnya dokumen administrasi sebagian warga sehingga masyarakat diminta segera melengkapinya.
Kanwil BPN Sumut menambahkan proses pengadaan tanah kini telah memasuki tahap penilaian oleh Kantor Jasa Penilai Publik (KJPP). Setelah penilaian selesai, akan dilaksanakan musyawarah penetapan nilai ganti rugi bersama masyarakat sebelum pembayaran dilakukan.
RDP menyepakati penyelesaian pembayaran ganti rugi ditargetkan rampung paling lambat Desember 2026 dengan syarat seluruh persyaratan administrasi masyarakat telah dinyatakan lengkap. PT Hutama Karya juga menyatakan siap melanjutkan pembangunan setelah pembebasan lahan selesai dan dukungan pendanaan tersedia.
Menutup rapat, Penrad Siagian menegaskan DPD RI melalui Badan Akuntabilitas Publik (BAP) akan terus mengawal penyelesaian persoalan tersebut, termasuk mendorong perpanjangan Surat Keputusan Penetapan Lokasi oleh Gubernur Sumut serta meminta PPK Pengadaan Tanah, Kantor Pertanahan Langkat, dan KJPP menyusun jadwal kerja yang transparan hingga pembayaran ganti rugi terealisasi.
"Pembangunan harus berjalan, tetapi hak masyarakat juga harus dipastikan. DPD RI akan terus mengawal sampai masyarakat benar-benar menerima haknya," tegas Penrad.(*).
Medan(harianSIB.com)Pulau Sumatera selama ini dikenal sebagai salah satu penghasil kopi terbaik di Indonesia. Beragam kopi unggulan seperti
Medan(harianSIB.com)Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) dan Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Indonesia sepakat memperkuat dialog mengen
Medan(harianSIB.com)Kejaksaan Agung (Kejagung) kembali melakukan mutasi, rotasi dan promosi jabatan di lingkungan Kejaksaan RI. Kali ini, se
Medan(harianSIB.com)Setelah tujuh tahun berada dalam ketidakpastian alias terkatungkatung akibat proyek pembangunan Jalan Tol BinjaiLangsa
Pantialabu(harianSIB.com)Seluas 6 hektare lahan pertanian tanaman padi atau sawah yang sedang produktif, ditimbun diduga beralih fungsi, yan
Jakarta(harianSIB.com)Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri resmi menetapkan seorang pilot maskapai asing, Mohd Saufi bin Othman,
Jakarta(harianSIB.com)Kejaksaan Agung kembali mengembangkan penyidikan kasus dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang menjerat mantan
Jakarta(harianSIB.com)Polemik mengenai pernyataan Presiden Prabowo Subianto soal perusahaan penggilingan padi yang disebut meraup Rp2 triliu
Spanyol(harianSIB.com)Ribuan migran dilaporkan memasuki wilayah otonom Spanyol di Ceuta, Afrika Utara, Kamis (30/7/2026), sehingga memicu kr
Tapteng(harianSIB.com)Sebanyak 12 pengacara yang datang dari berbagai daerah di Indonesia menunjukkan kepeduliannya terhadap kematian Boy Si
Medan(harianSIB.com)Sejumlah mahasiswa Program Magister Manajemen Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) Universitas Pembangunan Panca Budi (UN
Batubara(harianSIB.com)Komitmen mendukung program strategis nasional kembali ditunjukkan Polres Batubara. Kabag SDM Polres Batubara AKP H.W.