Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Rabu, 05 Agustus 2026

Frans Dante Ginting Desak KPPU Usut Dugaan Spekulan di Balik Melonjaknya Harga dan Langkanya Semen di Sumut

Firdaus Peranginangin - Rabu, 05 Agustus 2026 12:37 WIB
124 view
Frans Dante Ginting Desak KPPU Usut Dugaan Spekulan di Balik Melonjaknya Harga dan Langkanya Semen di Sumut
Foto harianSIB.com/Firdaus
Frans Dante Ginting.

Medan(harianSIB.com)

Wakil Ketua Komisi B DPRD Sumut Frans Dante Ginting mendesak Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) Wilayah I Medan bersama instansi terkait segera mengusut dugaan praktik spekulasi yang diduga menjadi penyebab kelangkaan dan melonjakan harga semen di sejumlah daerah ini di Sumut.

Menurut Frans Dante harga semen di beberapa wilayah, seperti Medan, Deli Serdang, Asahan, Karo, Dairi, Pakpak Bharat, Tanjungbalai dan lainnya, kini berkisar antara Rp70.000 hingga Rp85.000 per sak, dengan berbagai merek, sehingga sangat membebani masyarakat maupun pelaku usaha konstruksi.

"Saya mendesak KPPU Wilayah I Medan segera mengusut jalur distribusi semen dari pabrik hingga agen. Jika ditemukan adanya praktik penimbunan atau permainan distribusi oleh oknum tertentu, harus ditindak tegas," ujar Frans Dante Ginting kepada wartawan, Selasa (5/8/2026) melalui telepon dari Medan..

Menurut Frans Dante, Komisi B yang membidangi perdagangan dan perekonomian ini melihat terganggunya pasokan sejumlah merek semen di pasaran perlu mendapat perhatian serius karena berpotensi menghambat aktivitas pembangunan.

Baca Juga:
Ditambahkan anggota dewan Dapil Karo, Dairi dan Pakpak Bharat ini, kelangkaan semen tidak hanya berdampak pada masyarakat yang sedang membangun rumah, tetapi juga dapat mengganggu pelaksanaan proyek infrastruktur pemerintah maupun swasta.

Frans Dante menjelaskan, keterlambatan pasokan semen berpotensi menyebabkan pekerjaan konstruksi terhenti, meningkatkan biaya proyek akibat membengkaknya Rencana Anggaran Biaya (RAB), serta mengganggu arus kas kontraktor.

Editor
: Wilfred Manullang
SHARE:
Tags
beritaTerkait
komentar
beritaTerbaru