Anak Mandor Bus Travel di Pematangsiantar, Christian Antonio Sirait Lulus Akmil AD 2026
Pematangsiantar(harianSIB.com)Anak Mandor Bus Travel di Pematangsiantar, Christian Antonio Sirait (19) berhasil lulus masuk Akademi Militer
Medan(harianSIB.com)
Bergesernya budaya konsumen ke digital saat ini dimanfaatkan banyak orang menjadi peluang-peluang usaha yang menjanjikan, salah satunya menjadi penyedia jasa titip, atau yang lebih populer dengan sebutan 'jastiper'.
Usaha Jastiper ini sudah tidak asing lagi bagi masyarakat kota Medan. Bagi kalangan 'the have' tapi malas bergerak keluar rumah atau kantor dengan berbagai alasan, mereka lebih memilih menggunakan jasa jastipers untuk mendapatkan barang yang mereka butuhkan tanpa harus berpanas-panasan dan berdesakan di antrean panjang.
Bermodalkan video dan foto produk yang diperoleh dari platform e commmerce atau produk langsung di lokasi pameran, mall dan pasar, konsumen dan jastipers sudah bisa bertransaksi.
Baca Juga:
Biasanya masyarakat menggunakan jastiper pada event pameran, bazar, baik dalam kita Medan maupun luar kota, bahkan sampai ke luar negeri.
Seperti yang di paparkan Milly pada harianSiB di salah satu bazar fashion busana muslim di hotel Raz Medan, Jumat (7/8/2026), usaha jastiper yang sudah digelutinya selama lima tahun ini sangat menjanjikan, walau terkadang ia mengalami kerugian juga.
"Berawal dari iseng-iseng posting produk saat mengunjungi pameran fashion dan kosmetik, temen-teman langsung pada titip beli, dari situlah saya tekuni usaha ini dan memang hasilnya lumayan menjanjikan, tanpa bermodal banyak dan minim resiko, tapi saya pernah juga si rugi," papar Milly.
"Awal-awal jadi jastiper, saya percaya aja sama konsumen, membeli pesanan mereka dengan jumlah yanga banyak tanpa DP, ternyata saat diserahkan, banyak yang dibatalkan, jadi dari situ saya wajibkan bayar setengah di awal untung menghindari kerugian," lanjutnya.
Menjadi jastiper memberikan keuntungan berupa modal awal yang kecil dan potensi mendapatkan keuntungan dari fee 5%–30% per item.
Dengan modal kecil, bahkan bisa jalan tanpa modal karena sistemnya pesan dulu baru dibeli.
Dari keuntungan tersebut bisa jalan-jalan atau liburan gratis, datangi event, pameran atau pusat- pusat perbelanjaan yang diminati konsumen.
Dibalik keuntunganya, ada juga kerugian dan resiko jadi Jastiper, harus keliling dan antre panjang sambil bawa barang titipan yang banyak.
Terkadang juga beresiko barang sisa karena pembeli batal sepihak, rusak di jalan, hilang, serta aturan bea cukai yang ketat bagi barang impor.
Barang bawaan dari luar negeri bisa tertahan atau dikenakan pajak tinggi jika melebihi batas ketentuan, dan itu semua menjadi tanggungan jastiper.
Pelaku usaha, khususnya UMKM mengaku mendapat banyak manfaat atas kehadiran jastiper. Jastiper layaknya sebagai pemasar gratis yang memperluas jangkauan pasar mereka secara instan. Mengenalkan produk ke audiens baru, membuat konten review secara sukarela, yang tentunya sangat bermanfaat meningkatkan kesadaran merek (brand awareness) untuk meningkatkan volume penjualan produk.
"Kehadiran jastipers di setiap pameran produk kami di bazar-bazar sungguh sangat membantu menghabiskan stok barang lebih cepat, jadinya omzet meningkat tanpa biaya iklan, jangkauan pasar produk kami juga semakin luas, bahkan sampai menembus pasar luar negeri. Saling bermanfaatlah, jadi terkadang kami pun tak sungkan memberi potongan harga atau menggratiskan produk tertentu saat jastiper memborong banyak dagangan kami," ungkap Mecca, salah satu pelaku usaha busana muslim yang kerap kebanjiran orderan di bazar berkat bantuan dang jastiper.
Jadi bagi kamu yang sedang tidak memliki penghasilan, menjadi jastiper mungkin bisa menjadi pilihan, karena tidak hanya pakaian, tas atau benda-benda mahal yang menggunakan jasa jastip, makanan pun bisa, ada banyak produk makanan yang kini menjadi incaran konsumen dari luar Medan untuk dibeli lewat jastiper(**)
Pematangsiantar(harianSIB.com)Anak Mandor Bus Travel di Pematangsiantar, Christian Antonio Sirait (19) berhasil lulus masuk Akademi Militer
Sibuhuan(harianSIB.com)Seorang pemuda berinisial MSH (21), warga Desa Tarapun Raya, Kecamatan Muara Batangtoru, Kabupaten Tapanuli Selatan,
Tangerang(harianSIB.com)Polisi mengungkap alasan di balik penganiayaan terhadap PG, seorang pria yang menjadi korban kekerasan oleh rekan ke
Batubara(harianSIB.com)Bupati Batubara H. Baharuddin Siagian, meninjau kondisi pelayanan, fasilitas, serta sarana dan prasarana di RSUD H. O
Beringin(harianSIB.com)Sesosok mayat Mr X (pria tanpa identitas) ditemukan tergeletak di pinggir jalan Blok 8 Dusun VIII, Desa Serdang, Keca
Medan(harianSIB.com)Seorang pria diketahui bernama Ade Prananda Siregar, warga Jalan Pipit, Perumnas Mandala, Kecamatan Percut Sei Tuan, Del
Sergai(harianSIB.com)Seorang perempuan lanjut usia (lansia) berinisial R (69), warga Dusun III Kampung Betung, Desa Silau Rakyat, Kecamatan
Pematangsiantar(harianSIB.com)Satu unit rumah milik warga bermarga Silaban, di Simpang Kerang, Kelurahan Sumber Jaya, Kecamatan Siantar Mart
Tebingtinggi(harianSIB.com)Sebagai bentuk antisipasi dalam menghadapi aksi unjuk rasa (Unras), personel Sat Samapta Polres Tebingtinggi mela
Binjai(harianSIB.com)Kemerdekaan bukan sekadar tanggal merah di kalender. Di balik merah putih yang berkibar, tersimpan darah, air mata dan
Karo(harianSIB.com)Lima rumah yang terbuat dari kayu di Desa Tanjung Barus, Kecamatan Barusjahe, Kabupaten Karo, terbakar, Jumat (7/8/2026)
Belawan(harianSIB.com)Tim Macan Polres Pelabuhan Belawan mengamankan tiga unit sepeda motor, dua senjata tajam, satu ketapel sejumlah anak p