Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Rabu, 26 Agustus 2026

Frans Dante Ginting: UMKM Pakpak Bharat Tembus Panggung Internasional, Jadi Penguatan Ekonomi Daerah

Firdaus Peranginangin - Rabu, 26 Agustus 2026 15:01 WIB
123 view
Frans Dante Ginting: UMKM Pakpak Bharat Tembus Panggung Internasional, Jadi Penguatan Ekonomi Daerah
Foto: harianSIB.com/Firdaus
Wakil Ketua Komisi B DPRD Sumut Frans Dante Ginting menerima kedatangan Kadis Koperasi, UMKM dan Perindag Kabupaten Pakpak Bharat Sumantri Bancin bersama sejumlah stafnya, Rabu (26/8/2026), di DPRD Sumut.

Medan(harianSIB.com)

Wakil Ketua Komisi B DPRD Sumut Frans Dante Ginting mengatakan, produk UMKM asal Kabupaten Pakpak Bharat mampu menembus panggung Internasional dan membawa nama Indonesia ke ajang ASEAN. Hal ini membuktikan bahwa potensi ekonomi Sumatera Utara tidak hanya bertumpu pada kota-kota besar, tapi daerah yang relatif kecil di wilayah pegunungan, juga memiliki potensi yang luar biasa.

Penegasan itu diungkapkan Frans Dante Ginting saat menerima kedatangan Kepala Dinas Koperasi, UMKM dan Perindag Kabupaten Pakpak Bharat Sumantri Bancin, bersama sejumlah stafnya, Rabu (26/8/2026), di DPRD Sumut.

Dalam pertemuan tersebut, Sumantri Bancin memaparkan berbagai program serta kebutuhan pengembangan koperasi dan UMKM di Pakpak Bharat, sehingga pihaknya berharap dukungan DPRD Sumut, guna memperkuat sinergi program Pemkab Pakpak Bharat dengan Pemprov Sumut.

Frans Dante Ginting menyambut positif aspirasi tersebut dan menegaskan kebutuhan masyarakat Pakpak Bharat, khususnya yang berkaitan dengan penguatan koperasi dan UMKM, akan menjadi perhatian untuk diperjuangkan melalui program pemerintah provinsi.

Baca Juga:
"Untuk kebutuhan di Pakpak Bharat, khususnya dapil 11 Dairi, Karo, Pakpak Bharat dan daerah lainnya, tentu akan kita tampung. Apa yang menjadi kebutuhan daerah bisa kita sinergikan dengan program dan visi-misi Gubernur Sumut serta Pemkab," ujar Dante.

Menurut Dante yang juga politisi Partai Golkar ini, UMKM harus ditempatkan sebagai salah satu kekuatan utama pembangunan ekonomi daerah. Selain membuka lapangan kerja dan meningkatkan pendapatan masyarakat, UMKM juga menjadi pintu masuk untuk mengangkat potensi lokal agar mampu bersaing di pasar nasional maupun internasional.

Frans Dante pun menyatakan kesiapan memperjuangkan program yang benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat agar dapat direalisasikan melalui anggaran pemerintah daerah.

"Kita siap dan akan diupayakan ada realisasi. Kalau memang programnya prioritas dan dibutuhkan masyarakat, tentu akan kita perjuangkan, termasuk melalui P-APBD," tegasnya.

Kopi Lapang

Dalam pertemuan itu juga terungkap kabar membanggakan dari dunia UMKM Pakpak Bharat, bahwa pelaku UMKM Perempuan berhasil membawa "Kopi Lapang", mewakili Indonesia dalam ajang UMKM IDEAS Project for ASEAN Women Acceleration Expo di Seoul, Korea Selatan, yang diselenggarakan pada, 24–27 Agustus 2026.

Menurut Frans Dante, Kopi Lapang tampil bersama perwakilan UMKM dari 10 negara ASEAN. Dalam ajang tersebut, tiga peserta dari Indonesia berhasil meraih prestasi, masing-masing berasal dari Pakpak Bharat, Sumatera Barat dan Nusa Tenggara Barat (NTB).

"Keberhasilan tersebut menjadi bukti bahwa produk UMKM dari daerah memiliki peluang besar untuk naik kelas apabila mendapat pembinaan, akses pasar dan dukungan kebijakan yang berkelanjutan," ujar Frans Dante sembari menambahkan, prestasi Kopi Lapang sekaligus menjadi momentum bagi Pakpak Bharat untuk semakin memperkenalkan potensi daerah ke pasar dunia.(*)

Editor
: Donna Hutagalung
SHARE:
Tags
beritaTerkait
KPK Terima Pengembalian Rp8 Miliar dari Suap Anggota DPRD Sumut
Polisi Singapura Kerahkan Robot Amankan KTT ASEAN
Golkar Dukung Jokowi Bangun Diplomasi Politik-Ekonomi di KTT ASEAN
Anggota DPRD Sumut Muhri Fauzi Hafis Minta Drainase Jalan Sukarno-Hatta Binjai Timur Diperbaiki
4 Tersangka Suap Anggota DPRD Sumut Menyusul Segera Disidang
RI Bidik Jadi Eksportir Tenaga Kerja Digital ke Asean di 2020
komentar
beritaTerbaru