Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Rabu, 05 Agustus 2026

Sering Dijadikan Tempat Bermain, Kanal Titi Kuning Ancam Keselamatan Jiwa

- Selasa, 21 Juli 2015 10:27 WIB
291 view
Sering Dijadikan Tempat Bermain, Kanal Titi Kuning Ancam Keselamatan Jiwa
Medan (SIB)- Kanal pengendalian banjir (The Medan Flood Control) di Kelurahan Titi Kuning, Kecamatan Medan Johor seringkali menjadi tempat bermain anak-anak, kondisi itu  dikawatirkan dapat membahayakan keselamatan warga apabila terjatuh  dari bangunan kanal yang tingginya lebih dari 5 meter tersebut.

Pengamatan SIB di lokasi,  beberapa kali terlihat anak-anak memasuki dan bermain di lokasi  kanal pengendalian banjir tersebut. Parahnya lagi, di lokasi itu tidak terlihat satupun plank larangan atau himbauan  untuk tidak memasuki lokasi. Padahal banyak warga  mengaku kawatir akan hal tersebut. Terutama warga sekitar yang memiliki  anak dan tinggal di sekitar  kanal raksasa itu.

Dony (36), warga Delitua  kepada wartawan, Senin, (20/7) menceritakan dirinya juga  melihat kanal tersebut sering dijadikan anak-anak sebagai tempat bermain maupun tempat memancing ikan. Ia juga mengaku khawatir akan kondisi tersebut. "Anak-anak kan belum mengerti arti celaka. karena berpotensi mengancam  keselamatan,  seharusnya pemerintah memberi himbauan agar orangtua bisa melarang anak-anaknya, " terang Dony.

 Tina (43) ibu rumah tangga , warga Kelurahan Titi Kuning, juga berharap pemerintah  memasang tanda larangan agar tidak  warga masuk kelokasi kanal.
Menanggapi hal tersebut,salah satu, pakar hukum Dr  Abdul Hakim Siagian SH, MHum mengatakan sudah seharusnya pemerintah melalui pihak kecamatan maupun kelurahan peka  dan tidak mengabaikan hal-hal yang berpotensi   menyebabkan bahaya bagi masyarakatnya.

Mantan politisi PAN ini juga  menjelaskan sesuai konstitusi negara Indonesia,  pemerintah wajib menjaga dan melindungi masyarakat agar tidak celaka.

"Pemerintah seharusnya peka dan tanggap serta mampu menjamin keselamatan  setiap warga negaranya. Apalagi bangunan tersebut milik publik. Jangan sampai jatuh korban jiwa hanya karena kelalaian pemerintah yang  tidak memberikan himbauan kepada masyarakatnya. Kalau sudah ada korban yang  celaka, bisa saja masyarakat menuntut pemerintah, " ujar Siagian mengakhiri. (Dik-FS/w)
 
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru