Medan (SIB)- Pasca tiga minggu jatuhnya pesawat Hercules TNI AU C-130 pada 30 Juni 2015 di Jalan Jamin Ginting Medan, masih ada 32 kantong jenazah di RS Bhayangkara, Jalan KH Wahid Hasyim Medan. Sementara, Tim DVI Polda Sumut masih menunggu pihak keluarga untuk mengambil jenazah dengan membawa ante mortem (data jenazah dari keluarga korban).
Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Helfi Assegaf SH SIk mengimbau kepada keluarga yang kehilangan sanak saudaranya untuk segera datang membawa ante mortem ke Posko Ante Mortem RS Bhayangkara Medan.
"Sampai sekarang belum ada keluarga yang datang untuk melapor. Tapi kita masih menunggu keluarga korban yang datang untuk menyocokkan ante mortem jenazah ," kata Helfi kepada SIB di Medan, Senin (20/7).
Dikatakan, jenazah sebanyak 32 kantong itu terdiri dari 22 kantong potongan bagian tubuh, dan 10 kantong jenazah dengan kondisi utuh masih ada di RS Bhayangkara Medan. "32 kantong itu sudah diambil DNA-nya, tinggal kita cocokkan dengan data ante mortem keluarga. Jika hasilnya cocok, silahkan bawa jenazah," jelasnya.
Dia menambahkan, jenazah yang tidak diambil pihak keluarga enam bulan ke depannya akan dikuburkan. "Lokasinya belum tau dimana, karena pemerintah setempat yang menentukan, bukan kita," ujarnya.
Namun biasanya dalam hal seperti ini, akan bekerjasama dengan Kemensos, duduk bersama dengan DVI, ulama, tokoh adat, dan melibatkan airlines.
(A21/c)