Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Kamis, 15 Oktober 2026

BKOW Sumut Tinjau Warga Miskin yang Tinggal di Bekas Kandang Sapi

- Kamis, 18 Februari 2016 10:20 WIB
389 view
BKOW Sumut Tinjau Warga Miskin yang Tinggal di Bekas Kandang Sapi
SIB/Arjuna Bakkara
Badan Koordinasi Organisasi Wanita Dipimpin langsung Kalawati Ketua BKOW Sumut didampingi Uba Pasaribu Ketua Pemulung Kota Medan saat meninjau kondisi kehidupan dua warga miskin yang bertempat tinggal di bekas kandang lembu dan eks pos jaga di wilayah lah
Medan (SIB)- Badan Koordinasi Organisasi Wanita (BKOW) Sumut meninjau langsung kondisi dua warga miskin yang tinggal di gubuk bekas kandang lembu dan bekas pos jaga di lahan garapan, Desa Kelambir V Kebun, Hamparanperak, Deliserdang Selasa (16/2).

Dipimpin langsung Ketua BKOW Sumut Kemalawati dan jajarannya beserta perwakilan GP Farmasi, tim ini sempat mengecek kondisi rumah Nuraini (60), seorang janda miskin yang serumah dengar putrinya Idahwati (35) dan dua cucunya.

Selain mengecek kondisi rumah Nuraini, BKOW juga menyambangi rumah Sabariah (45) seorang janda yang tinggal di gubuknya, bekas kandang lembu bersama enam anaknya.

Kedua keluarga ini menuturkan, pernah beberapa kali mencoba mengurus kartu keluarga (KK) tapi selalu ditolak Kepala Lingkungan setempat hanya lantaran tak punya keterangan surat pindah. Selain mengecek kondisi rumah, kamar tidur, toilet, dapur, atap, sumur dan air minum, tim juga sempat mengambil gambar dokumentasi sekaligus mewawancarai kedua keluarga miskin itu.

Setelah itu, tim memberikan bantuan uang tunai. Kemalawati mengatakan, pemberian bantuan itu baru awal. Pihaknya akan mendiskusikan kondisi warga miskin ini di tataran internal kemudian menyusun rencana. Ia juga mengatakan akan menyampaikan aspirasi ini ke pemerintah.

Uba Pasaribu, Ketua Pemulung Kota Medan yang ikut mendampingi menitip pesan kepada pemerintah, khususnya Wali Kota Medan dan Bupati Deliserdang agar membantu memasilitasi warga miskin khususnya pemulung dalam pengurusan akte lahir, KK dan KTP. (A22/c)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru