Jakarta (SIB)- Ganda campuran unggulan Indonesia Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir atau akrab disapa Owi/Butet menyingkirkan pasangan Tiongkok Lu Kai/Huang Yaqiong pada pertandingan putaran semifinal turnamen Korea Selatan Terbuka 2015, Jumat.
"Kami belum bermain dengan nyaman pada game pertama. Owi masih belum fokus sehingga melakukan kesalahan saat lawan mengarahkan bola ke belakang," kata Butet selepas pertandingan di SK Handball Stadium, Seoul, Korea Selatan, seperti dilansir Tim Humas dan Media Sosial PBSI dalam siaran pers kepada Antara di Jakarta, Jumat.
Owi/Butet menaklukkan Lu/Huang dalam pertandingan yang berlangsung selama 57 menit dengan skor 16-21, 21-11, 21-17.
Pasangan Indonesia yang menempati peringkat dua dunia itu sempat unggul 10-9, 11-10, 12-11, dan 13-12 pada game pertama. Tapi, mereka gagal mempertahankan dominasi dan tersusul 13-16, 14-19, hingga game pertama berakhir 16-21.
"Pada game kedua, kami lebih menang angin sehingga kami mencoba tenang saat mengambil bola dan tidak terburu-buru. Kami tidak ingin kehilangan poin seperti pada game pertama," kata Butet tentang keberhasilannya menyamakan kedudukan dengan merebut game kedua 21-11.
Owi/Butet juga unggul 10-5 dan 11-8. Meski sempat kehilangan empat angka berturut-turut hingga 18-17, pasangan Indonesia itu tetap mempertahankan keunggulan dengan kemenangan game ketiga 21-17.
"Saya sempat khawatir tersusul lagi meskipun sudah memimpin pada game ketiga. Saya harus bermain lebih tenang setelah itu dan kami mencoba kembali fokus," kata Butet.
Pada putaran semifinal yang akan berlangsung Sabtu (19/9), Owi/Butet akan menghadapi pasangan suami-istri asal Inggris Chris Adcock/Gabrielle Adcock.
"Tentu mereka akan bermain lebih bagus karena sudah masuk semifinal. Kami harus lebih siap dan bermain lebih baik dibanding tadi. Kami harus kembali mempelajari permainan mereka karena sudah lama tidak bertanding melawan mereka," kata Butet.
Pertemuan terakhir Owi/Butet dengan Chris/Gabrielle yaitu pada turnamen Australia Terbuka 2015 dengan kemenangan pasangan Indonesia itu 21-19, 21-12.
Indonesia menempatkan dua wakil pada putaran semifinal turnamen tingkat super series itu. Selain Owi/Butet pada nomor ganda campuran, Greysia Polii/Nitya Krishinda Maheswari menjadi wakil Merah-Putih yang masuk semifinal pada nomor ganda putri.
Sementara, langkah ganda putra unggulan Indonesia Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan harus terhenti pada perempat final oleh pasangan tuan rumah Kim Gi Jung/Kim Sa Rang dengan skor 17-21, 15-21.
GREYSIA/NITYA KE SEMIFINALPasangan putri pelatnas Greysia Polii/Nitya Krishinda Maheswari melaju ke semifinal turnamen Korea Selatan Terbuka 2015 setelah menyingkirkan pasangan Tiongkok Yu Yang/Wang Xiaoli di perempat final, Jumat.
"Kami telah mempersiapkan diri untuk bermain alot menghadapi mereka. Meskipun angin di lapangan sangat kencang, kami lebih siap dibanding lawan untuk menyesuaikan diri," kata Greysia seusai pertandingan di SK Handball Stadium, Seoul, Korea Selatan, Jumat, seperti dilansir Tim Humas dan Media Sosial PBSI dalam siaran pers kepada Antara di Jakarta.
Ganda putri Indonesia yang menempati unggulan enam itu menang cepat atas Yu/Wang dalam waktu 26 menit dengan skor 21-4, 21-18.
Setelah menciptakan kejutan pada game pertama dengan kemenangan 21-4, Greysia/Nitya sempat menerima serangan ketat dari Yu/Wang pada game kedua.
Namun, pasangan Indonesia yang menjuarai Asian Games 2014 itu mampu mempertahankan pola permainan dan menutup kemenangan pada game kedua dengan skor 21-18.
"Mereka pemain yang kuat dan tidak dapat diremehkan. Tapi, kami tetap berusaha untuk tidak terbebani dengan pikiran itu. Kami mencoba berpikir imbang, tidak menganggap enteng dengan tetap mengatasi pikiran kami sendiri," kata Greysia.
Kemenangan atas Yu/Wang itu sekaligus revans bagi Greysia/Nitya dari Kejuaraan Bulu Tangkis Asia 2015. Pada kejuaraan Asia itu, Greysia/Nitya kalah 14-21, 9-21 dari Yu/Wang. Rekor pertemuan mereka pun menjadi imbang 3-3.
Pada semifinal, Greysia/Nitya akan menghadapi pasangan unggulan dua asal Tiongkok Luo Ying/Luo Yu.
"Kami harus lebih siap dibanding pertandingan hari ini. Kami menang atas mereka pada pertemuan terakhir di Taiwan. Tapi, kami tetap mewaspadai permainan mereka," kata Nitya.
(Ant/q)