Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Minggu, 23 Agustus 2026

Merawat Persatuan di Tengah Perayaan Nyepi dan Idulfitri

Oleh: Benyamin Nababan, SH SPd MM
Redaksi - Rabu, 18 Maret 2026 11:23 WIB
1.514 view
Merawat Persatuan di Tengah Perayaan Nyepi dan Idulfitri
(harianSIB.com/Dok)
Benyamin Nababan SH SPd MM

Para akademisi, media, dan sektor swasta merupakan bagian dari stakeholder yang tidak dapat diabaikan. Akademisi berperan dalam menghasilkan kajian ilmiah yang dapat menjadi dasar perumusan kebijakan. Media memiliki kekuatan dalam membentuk opini publik, sehingga dituntut untuk menyajikan informasi yang objektif dan konstruktif. Sektor swasta dapat mendukung melalui program tanggung jawab sosial yang berorientasi pada penguatan kohesi sosial.

Dalam era digital, tantangan terhadap persatuan semakin kompleks. Penyebaran informasi yang cepat sering kali diiringi dengan munculnya disinformasi dan ujaran kebencian. Literasi digital menjadi kebutuhan mendesak agar masyarakat mampu menyaring informasi secara kritis. Kolaborasi antar berbagai elemen menjadi kunci dalam menjaga ruang publik yang sehat dan inklusif.

Nyepi dan Idulfitri tidak hanya memiliki makna religius, tetapi juga simbolik dalam kehidupan kebangsaan. Keheningan Nyepi dapat dimaknai sebagai refleksi kolektif terhadap berbagai persoalan sosial, sementara Idulfitri menjadi momentum rekonsiliasi yang memperkuat hubungan antarindividu dan kelompok.

Merawat persatuan di tengah keberagaman memerlukan pendekatan yang komprehensif, melibatkan dimensi sosiologis, budaya, dan normatif. Keberagaman harus dipandang sebagai modal sosial yang dikelola secara bijak melalui kolaborasi seluruh elemen masyarakat. Melalui sinergi yang berkelanjutan, Indonesia dapat terus memperkuat persatuan sebagai fondasi utama dalam mewujudkan kehidupan berbangsa yang harmonis, inklusif, dan berkeadaban. (Penulis Dosen Praktisi UNITA).

Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Transaksi 14.836 Pegawai Swasta dan 44 Pemuka Agama Mencurigakan
Pesta Budaya Luhutan Bolon-38 Dihadiri 4 Jenderal dan 15.000-an Massa
Gubernur Sumut Ajak Umat Islam Teladani Rasulullah
Kejari Lubukpakam Dinas Pendidikan Gelar Gebyar Kreativitas Budaya untuk Anak SD dan SMP
Mayoritas Pemilih Lebih Dengarkan Imbauan Tokoh Agama
Menag: Hindari Politisasi Agama untuk Meraih Kekuasaan
komentar
beritaTerbaru