Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Sabtu, 25 April 2026
Kepala LPMP Sumut:

Buku Pelajaran yang Dipakai pada K13 Belum Lengkap, Jadi Perhatian

- Senin, 17 Juli 2017 16:41 WIB
360 view
Medan (SIB)- Buku pelajaran yang dipakai pada kurikulum pendidikan tahun 2013 (K13) ditandatangani Direktur Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) RI dikirim langsung ke berbagai sekolah di Sumut.

Hal itu dikatakan Kepala LPMP (Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan) Sumut Afrizal Sihotang ST MSi kepada SIB di Kantor Jalan Bunga Raya Asam Kumbang Medan Selayang, Kamis (13/7).

Menurutnya, persoalan buku pelajaran hingga kini belum lengkap menjadi kendala pada pemberlakuan kurikulum 2013 (K13) pada tahun ajaran baru, karena sampai saat ini masih banyak peserta didik belum mendapatkan buku tersebut.

Dikatakan, LPMP Sumut tidak mengetahui proses pengiriman buku pelajaran sesuai data diinput langsung dan dikirim kepada pemerintah pusat Cq Kemendikbud RI sehingga masalah ketidaklengkapan buku dimaksud menjadi perhatian khusus lembaga penjaminan mutu pendidikan. Untuk mengatasi persoalan buku tadi, Tim LPMP Sumut berjumlah 70 pegawai akan diterjunkan ke kabupaten/kota se-Sumut mendata sekolah-sekolah yang belum mendapatkan buku pelajaran bersumber dari pemerintah pusat.

Kendati demikian, katanya, pihaknya mengimbau kepada segenap siswa maupun guru mencari buku-buku pelajaran di internet dan bisa mendown load atau melihat langsung sejumlah buku pelajaran diajarkan guru di sekolah berdasarkan tingkat atau satuan pendidikan.

Menyinggung program kurikulum pendidikan 2013, lanjutnya, kurikulum pendidikan 2013 adalah kurikulum minimal di Indonesia dengan jumlah jam belajar akan disesuaikan dan pada tahun ini misalnya untuk tingkat SMP diberlakukan belajar 42 jam dan tidak bisa dikurangi, tapi boleh ditambah. "Di dalam penilaian penerapan kurikulum pendidikan 2013 harus memiliki sikap ketrampilan dan pengetahuan," jelasnya. (A06/q)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru