Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Sabtu, 25 April 2026

OSIS SMA Santo Thomas 2 Medan LKTD di Sibolangit

* Drs Nelson Nababan MSi: Supaya Siswa Mandiri dan Pekerja Keras
- Senin, 17 Juli 2017 16:45 WIB
709 view
Sibolangit (SIB)- Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) SMA Santo Thomas 2 Medan dan anggota kegiatan ekstrakurikuler mengadakan latihan kepemimpinan tingkat dasar (LKTD) atau latihan dasar kepemimpinan siswa (LDKS) yaitu sebuah pelatihan dasar yang berkaitan dengan kepemimpinan, diadakan 3 hari (22-24/6) di Bumi Perkemahan, Sibolangit, Deli Serdang.

Ketua OSIS SMA Santo Thomas 2 Medan Sahat Parulian Marpaung mengatakan, kegiatan ini merupakan program rutin OSIS diadakan setiap tahunnya,  melibatkan anggota OSIS dan  anggota kegiatan ekstrakurikuler  SMA Santo Thomas 2 Medan. Kegiatan ini juga meliputi pelatihan fisik dan mental yang dirangkai dengan  berkemah, lintas alam dan penghijauan dan juga pelatihan terhadap anggota panitia orientasi siswa baru.

Kegiatan ini melibatkan  guru pembina dan pelatih dari luar sekolah. Pembina dan pelatih memberikan materi pelatihan tentang kepemimpinan. Pelatihan ini bertujuan memberikan bekal kepemimpinan kepada  pengurus OSIS dan juga para anggota kegiatan ekstrakurikuler sehingga mampu menghasilkan siswa-siswi yang berkarakter kuat dan memiliki kepribadian yang terpimpin.

Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan yang juga koordinator utama kegiatan pelatihan Drs Jamson Siboro MSi mengatakan, kegiatan mengambil tema: Mewujudkan siswa SMA Santo Thomas 2 Medan yang bersatu padu dan berkarakter. LDKS ini meliputi latihan fisik dan mental.  Seluruh pembina dan pembimbing memberikan materi kedisiplinan, pelatihan baris-berbaris, latihan membangun kerja tim (team work) yang nantinya diharapkan dapat menjadikan para peserta pelatihan kepemimpinan ini dapat menjadi teladan. Siboro berharap dengan kegiatan ini para siswa semakin mengenal dirinya dan mampu bertanggung jawab atas tugas yang dibebankan kepadanya.

Kepala SMA Santo Thomas 2 Medan Drs Nelson Nababan MSi mengatakan  pelatihan kepemimpinan ini sangat penting diikuti siswa supaya mereka dapat menjadi generasi muda yang mandiri, pekerja keras, pantang menyerah dan tidak manja. Banyak remaja di luar sana yang tidak bisa mandiri, semua serba membebankan orang tua dan keluarga, bahkan kebanyakan remaja saat ini hanya menjadi remaja yang serba instan, tidak memiliki etika dan kesopanan, serta acuh tak acuh terhadap prestasi karena tidak mau berjuang. Untuk itulah dengan kegiatan ini para peserta pelatihan ini dilatih di alam terbuka dengan berkemah yang dirangkaikan dengan kegiatan-kegiatan pelatihan kepemimpinan.  Nelson Nababan berharap  kegiatan seperti ini dapat memberikan faedah positif bagi siswa khususnya dalam membangun sikap disiplin dan peningkatan prestasi, maka  diharap kegiatan seperti ini dapat dilaksanakan pada tahun-tahun mendatang.

Seorang peserta kegiatan Risa Sagala mengaku sangat mengapresiasi kegiatan ini, meskipun sangat melelahkan. Ia mengatakan pelatihan ini membuat dia semakin sadar harus menjadi siswa yang berdisiplin dan rajin belajar. Ia  senang karena ada kegiatan berkemah, memasak, lintas alam dengan menyusuri sungai dan hutan. (A01/q)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru