Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Sabtu, 25 April 2026
Prof Dr H A Ya’kub Matondang MA:

Pendidikan Etika dan Akhlak Hendaknya Menjadi Perhatian Khusus Kampus

- Senin, 24 Juli 2017 21:17 WIB
493 view
Medan (SIB) -Sebanyak 670 lulusan sarjana dan magister Universitas Medan Area (UMA) dilantik Rektor Prof Dr H A Ya'kub Matondang MA, Sabtu (15/7) di Gelanggang Serbaguna Kampus I, Jalan Kolam, Medan. Pada tahun akademik (TA) 2016-2017, sebanyak 231 mahasiswa UMA mendapatkan beasiswa Dikti dan Yayasan Pendidikan Haji Agus Salim.

"Lulusan S1 berjumlah 459 orang berasal dari tujuh fakultas yakni Teknik, Pertanian, Ekonomi, Hukum, Ilmu Sosial Politik, Psikologi dan Biologi. Sedangkan lulusan  S2 berjumlah 221 orang terdiri dari program studi Magister Administrasi Publik, Magister Agribisnis, Magister Ilmu Hukum dan Magister Psikologi," kata Rektor.

Dikatakannya, sampai saat ini alumni UMA 24.304 orang. Pelantikan wisuda ini merupakan momentum untuk mencapai keunggulan di masa mendatang dan keberhasilan ini akan membuka lembaran baru bagi meningkatkan prestasi saudara untuk membangun masyarakat dan bangsa Indonesia.

"Sebanyak 231 mahasiswa yang dapat beasiswa Dikti dan Yayasan pendidikan Haji Agus Salim. Bahkan, mahasiswa berprestasi sangat membanggakan adalah Mulyadi mahasiswa Fakultas Pertanian sebagai juara I mahasiswa berprestasi se Kopertis Wilayah I tahun 2017 dan juara I duta anti korupsi Sumut tahun 2017," ujarnya.

Rektor berpesan, wisudawan diharapkan dapat berkiprah di tengah masyarakat dalam membangun bangsa dan negara dan berjuanglah meraih kesuksesan.
"Harapan kami, junjunglah nama baik almamater dan ingatlah UMA dimanapun berada. Bangunlah citra intelektual yang inovatif dan berakhlak," katanya.

Menurut Rektor, era globalisasi ini yang diperlukan bukan hanya keahlian, tetapi juga keberanian, keterampilan, kearifan dan integritas kepribadian. "Pada era ini pula telah terjadi pergeseran nilai sosial dalam masyarakat. Karenanya, pendidikan etika dan akhlak hendaknya menjadi perhatian khusus bagi kita. Ilmu pengetahuan dan keterampilan yang dimiliki tanpa dibarengi dengan etika akan dapat menghancurkan eksistensi manusia," ungkapnya.

Ketua Yayasan Haji Agus Salim Drs HM Erwin Siregar MBA menambahkan, dalam beraktivitas di masyarakat, untuk selalu mengedepankan karakter kepribadian dan selalu memberikan yang terbaik dan dijiwai dengan akhlak serta budi pekerti yang mulia.

"Implemantasikan selalu prinsip kerja keras dan ikhlas, jujur, bertanggungjawab, adil, peduli, disiplin, visioner, serta senang menolong dan bekerjasama. Sebagai calon pemimpin harus selalu berusaha menegakkan nilai kebaikan, kebenaran, keluhuran, dalam kondisi apapun, serta mempunyai keramahan sosial yang membawa kemaslahatan maksimal bagi masyarakat, bangsa dan negara," katanya. (A01/q)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru