Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Sabtu, 25 April 2026
Koordinator Kopertis Wilayah I Prof Dian Armanto:

Kampus Diharapkan Tetap Berkomitmen Menjaga 4 Pilar Kebangsaan

- Senin, 07 Agustus 2017 20:37 WIB
394 view
Medan (SIB) -Koordinator Kopertis Wilayah I Prof Dian Armanto mengharapkan unsur pimpinan, dosen dan mahasiswa agar tetap berkomitmen menjaga 4 pilar kebangsaan yang tujuannya adalah untuk menjaga ketenteraman dan kenyamanan di kampus masing-masing.   

Empat pilar itu yakni UUD 1945, Pancasila, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika, kata Dian diwakili Drs Sulman Lubis pada wisuda 684 orang lulusan program diploma dan sarjana Universitas Methodist Indonesia (UMI), di Convention Hall Hotel Danau Toba Medan, Kamis (27/7).

Dikatakannya, Kemenristekdikti sekarang ini sangat transparan tentang status dan keberadaan perguruan tinggi di Indonesia. Hal ini dalam rangka meningkatkan kualitas perguruan tinggi. Oleh karenanya, dalam meningkatkan kualitas perguruan tinggi dapat melakukan percepatan peningkatan akreditasi prodi maupun akreditasi. Peningkatan kedua poin tersebut dengan memperhatikan 4 hal, yaitu masalah SDM (kecukupan rasio dosen dan mahasiwa), kualitas manajemen (jumlah prodi yang terakreditasi), kegiatan mahasiswa (capaian prestasi) serta kualitas pendidikan dosen dan publikasi ilmiah, katanya.

Hadir pada wisuda itu Rektor UMI Ir Pantas Simanjuntak MM,  wakil rektor Ir Jones Simatupang, Drs Daulat Sihombing  MSi, Jhoni Maslan Hutapea SE MM dan Drs Sevendy Napitupulu MHum, fungsionaris  UMI, pimpinan GMI Bishop Darwis Manurung dan undangan lainnya.

Sementara Rektor UMI Ir Pantas Simanjuntak MM mengungkapkan, wisuda merupakan pertanda bahwa seseorang telah berhasil menyelesaikan studi dari dunia perguruan tinggi. Oleh karenanya, patut disyukuri dan dirayakan atas keberhasilan yang sudah diraih.

Namun demikian, jangan cepat merasa puas setelah meraih gelar diploma dan sarjana. Sebab, perjuangan masih panjang sebagai konsekuensi gelar yang diperoleh dan menuntut dapat mengaplikasikan ilmu pengetahuannya di masyarakat..

"Kemampuan akademik yang dimiliki saat ini sudah barang tentu harus dapat bekerja secara profesional, bekerja sama dan berkomunikasi dengan baik. Tak hanya itu, memiliki komitmen, mampu memberikan sumbangsih pemikiran, kajian ilmiah, terobosan baru dan membantu memecahkan masalah. Dengan kata lain, sebagai agen perubahan dan agen pembaharuan," kata rektor.

Dikatakannya, tantangan yang dihadapi masyarakat saat ini lebih berat dan kompleks dalam upaya meningkatkan kesejahteraan. Hal ini juga seiring masuknya era pasar bebas, yang menuntut mampu bersaing secara global. Untuk itu, kehadiran wisudawan di tengah masyarakat dapat memberikan inspirasi baru dan pencerahan.

Dalam menyikapi kemajuan IPTEK yang berkembang pesat, UMI terus mengikuti perkembangan dunia pendidikan tinggi. Hal yang dilakukan yaitu meningkatkan mutu pendidikan dosen, sarana dan prasarana serta membuka kerja sama seluas-luasnya dengan instansi pemerintah maupun swasta.

"UMI sedang mempersiapkan reakreditasi institusi ke BAN-PT. Diharapkan, nantinya nilai reakreditasi dapat meningkat menjadi lebih baik lagi," katanya.

Ketua Panitia Penyelenggara Wisuda UMI Periode I 2017, Jones Simatupang mengatakan, 684 wisudawan/i yang dilantik ini merupakan lulusan 5 fakultas. Antara lain, Fakultas Sastra 36 orang, Fakultas Kedokteran 187 orang (66 sarjana kedokteran dan 121 profesi dokter), Fakultas Pertanian 108 orang, Fakultas Ekonomi 291 orang  dan Fakultas Ilmu Komputer 62 orang.

Turut menyampaikan sambutan Pengurus Yayasan Pendidikan GMI Pdt KW Sinurat STh MPd,  mewakili wisudawan Natasya Veronika SP dan mewakili orangtua Drs Sawato Mendrofa. Orasi ilmiah disampaikan Dr Lince RPS.

KW Sinurat mengatakan, belajar itu selama hidup dan orang-orang yang berhasil tidak pernah melupakan buku. (A01/h)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru