Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Sabtu, 25 April 2026

Bentuk Karakter dan Iman Siswa, SMAN 2 Medan Gelar Program Kerohanian

- Senin, 21 Agustus 2017 21:10 WIB
787 view
Medan (SIB) -SMA Negeri 2 Medan menggelar program kerohanian setiap Jumat untuk membentuk karakter dan iman para siswa.

Kepala SMA Negeri 2 Medan, Sutrisno melalui Pembina Penelahaan Alkitab (PA) SMA Negeri 2 Medan, Adelina Harianja mengatakan, tujuan program ini guna membentuk karakter dan iman para murid. "Ini adalah langkah untuk membentuk karakter murid agar tidak mudah ikut dalam pergaulan bebas," sebutnya usai mengikuti kebaktian di sekolah itu, Jumat (4/8) pagi.

Dia berharap, program kerohanian yang diselenggarakan setiap Jumat ini bukan hanya bersifat seremonial buat para murid dan dapat membentuk karakter siswa menjadi pemimpin bangsa di masa depan. "Mudah-mudahan anak-anak kita ini menjadi pemimpin bangsa yang baik," jawab dia.

Dalam kebaktian itu, para murid menyanyikan lagu rohani dan membaca Alkitab. "Ini hari yang kedua. Semoga program kerohanian ini tetap berlangsung selamanya," tambah dia.

Sedangkan guru agama Islam Faisal Akmal Sinaga yang juga mewakili kepala sekolah mengutarakan, program kerohanian bagi yang muslim berzikir akbar berguna untuk membentuk akhlak dan karakter. "Kalau yang murid beragama Islam berzikir. Dengan adanya program ini murid bisa tenang saat proses belajar mengajar," jawab dia.

Dia mengakui, antusias para siswa sangat tinggi mengikuti zikir akbar ini. "Ini program di tahun ajaran baru," ungkapnya.

Program kerohanian ini sangat mendukung mengingat pergaulan remaja yang saat ini sangat mengkhawatirkan. "Bisa jauh dari narkoba, seks bebas atau kenakalan remaja lainnya," sambung Akmal.

Dia juga berharap agar kiranya sekolah-sekolah lain mengadakan program seperti ini. "Agar semua generasi bangsa tetap memegang teguh ajaran agama," tambahnya.

Sementara itu, seorang siswa, Yoel sangat senang dengan adanya program kerohanian ini. "Sangat senang, dari pada menghabiskan waktu di luar sana gak ada gunanya," sebut siswa kelas XII itu.

Tampak sejumlah siswa yang beragama Islam melakukan zikir di Mushola sedangkan bagi yang beragama Kristen mengikuti kebaktian di aula. (A18/q)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru