Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Sabtu, 25 April 2026

Direktur Polmed Targetkan Tahun Depan Jadi Masuk 5 Besar

* Rektor Prof Runtung: Capaian yang Luar Biasa Bagi USU di Rangking 19
- Senin, 28 Agustus 2017 22:18 WIB
963 view
Medan (SIB)- Direktur Politeknik Negeri Medan (Polmed) M Syahruddin ST MT mengatakan, bersyukur Polmed berada di rangking 9, karena di Indonesia ada 262 politeknik negeri dan swasta (negeri 43 dan swasta 219).

"Sudah pasti kita tingkatkan posisi rangking itu. Target kita tahun depan masuk 5 besar," kata Syahruddin di ruang kerjanya, Kamis (24/8, mengomentari pemetaan mutu dan potensi perguruan tinggi  di Indonesia oleh Kemenristekdikti yang mengumumkan 100 besar perguruan tinggi non Politeknik dan  25 besar Perguruan Tinggi Politeknik di Indonesia.

Menurut Kemenristekdikti, ada 4 komponen yang dinilai,kualitas SDM,kualitas Kelembagaan, kualitas kegiatan Kemahasiswaan dan kualitas penelitian dan publikasi ilmiah.

Dikatakan Syahruddin, perangkingan itu banyak faktor yang dinilai termasuk karya ilmiah para dosen yang masuk jurnal. Untuk itu pihaknya selalu menghimbau pada dosen untuk meningkatkan penelitian dan pengabdian.

Aspek lain yang dinilai, Polmed masih rendah dari sisi kelembagaan karena belum ada mahasiswa asing dan juga lahannya  terbatas bukan milik sendiri. Memang diakuinya Polmed sudah melakukan kerjasama dengan Universitas asing antara lain dengan Malaysia. Dan juga tetap dilakukan peningkatan kualitas dosen menjadi S3.

Kendala antara lain, dulu Polmed cuna dianggap D3 jadi dosennya cukup S1. Ternyata sekarang sesuai UU dosen itu harus S2. Bagi dosen yang sudah berumur (tua) terkesan malas untuk melanjutkan ke Pasca sarjana. Ke depan akan terus didorong kuliah S3  untuk meningkatkan akreditasi institusi yang sekarang ini "B gemuk". Kita sudah kirim borang dan Polmed termasuk yang dibina untuk akreditasi A, kata Syahruddin.

Dijelaskan Syahruddin, Prodi di Polmed ada 17, 11 di antaranya D3 dan 6 sarjana terapan (D4). Akreditasi Prodi ini antara A dan B, sementara yang C hanya 2 Prodi karena baru dibuka.

Jumlah dosen sebanyak 326 orang. Dan 95 persen sudah S2, sementara yang S3 sekitar 10 persen, hanya 6 orang yang masih S1. Pada mereka dosen yang masih S1 ini disuruh milih apakah pensiun dini atau jadi pegawai tenaga kependidikan. Jumlah mahasiswa 6.200 orang, di antaranya 2.300 mahasiswa baru tahun ini. Dan jumlah alumni 26 ribu. Karena Polmed berdiri 1982 dan mulai mencetak alumni pada 1985.

Dikatakannya, Polmed terus mendorong para dosen untul melakukan penelitian dan melanjut ke S3. Kita tetap membantu pendanaan, kalau nulis di jurnal yang terindeks kita beri intensif.

Terkait dengan tidak ada mahasiswa asing, kata Syahruddin, memang ada keteledoran. Karena di website ada ditulis Polmed menerima mahasiswa baru dengan syarat primitif harus WNI. Sementara kita mau go internasional, harus merangkul ada mahasiswa asing karena itu salah satu penilaian akreditasi Polmed.

Kerjasama dengan Malaysia yang sudah dikerjakan antara lain pengujian tugas akhir, dosen Malaysia diundang sebagai dosen penguji tamu dan sebaliknya.

Terkait dengan dosen yang malas meneliti, kata Syahruddin, mungkin dosen sudah merasa nyaman dengan golongan dan pangkat serta dapat tunjangan sertifikasi dengan golongan sudah IV/C dan ini sudah stagnan. Itu menjadi kendala meningkatkan SDM dan sulit merubahnya. Itu makanya diberi insentif bagi dosen yang aktif membuat karya ilmiah.

Ia menyebut, menjadikan mahasiswa Polmed disiplin,  wajib mengikuti Bintal Fisdis yaitu pembinaan mental fisik dan disiplin yang dilakukan di Rindam Siantar. Wajib lulus mengikuti pembinaan yang diadakan selama seminggu. Bagi yang gagal harus ikut lagi tahun depan. Kalau tidak ikut maka tidak boleh diwisuda.

USU RANGKING 19
Secara terpisah, Rektor USU Prof Runtung Sitepu mengomentari USU peringkat 19, katanya, berarti capaian yang luar biasa bagi USU yang telah berhasil memperbaiki peringkatnya dari 29 pada tahun 2016 naik 10 tingkat menjadi 19 pada tahun 2017. Hal ini menambah semangat baru bagi kami untuk terus berjuang menuju pada klaster satu, katanya, Kamis (24/8).

Ditanya kendala mencapai peringkat yang lebih baik, kata Prof Runtung, sebenarnya tidak ada kendala, team USU sekarang sedang bekerja untuk mempersiapkan borang reakreditasi USU, dimana jika berhasil memperoleh A maka peringkat itu akan semakin baik lagi.

Dikatakan Runtung, USU berada di peringkat 15, perguruan tinggi terbanyak tulisan dosennya di jurnal internasional terindeks scopus. (A01/h)

SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru