Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Sabtu, 25 April 2026

Jack Ma: Tinggalkan Metode Pengajaran Tradisional

- Senin, 04 September 2017 21:15 WIB
469 view
GUIZHOU (SIB)  -Dalam ajang International Big Data Expo yang berlangsung di Guizhou, Tiongkok, beberapa waktu lalu, pendiri dan CEO Alibaba, Jack Ma menyatakan, penerapan metode pengajaran tradisional akan membuat generasi penerus tidak dapat menemukan pekerjaan.

"Kita harus berpikir secara unik dalam menatap masa depan, memiliki pemahaman yang kuat tentang hal itu, dan memainkannya sebagai keuntungan bagi diri kita sendiri," kata Ma.

Dengan booming pengetahuan dalam kurun waktu 2.000 tahun terakhir, kata Jack Ma, manusia tentunya telah banyak mengalami perubahan besar. "Namun, kita tidak mengalami kemajuan dalam hal kebijaksanaan terhadap diri sendiri," lanjutnya.

Menurut Jack Ma, siapa saja bisa belajar mengenai ilmu pengetahuan. Namun kebijaksanaan merupakan sifat yang muncul dari sebuah pengalaman. Sementara, persaingan adalah medan pertempuran antara kebijaksanaan dan pengalaman.

"Jadi, jika kita hanya melanjutkan metode pengajaran tradisional seperti menghafal, menghitung, dan sebagainya, dan tidak membiarkan anak-anak untuk mencoba atau mengalaminya sendiri, saya pastikan dalam kurun 30 tahun kemudian, mereka tidak akan dapat menemukan pekerjaan," jelasnya.

Menurut Jack Ma, bukan tanpa alasan dirinya menyatakan hal tersebut. "Hal itu dikarenakan, Anda tidak memiliki cara untuk bersaing dalam era sekarang ini," tegasnya.

Kurun waktu 200 tahun terakhir, kata Jack Ma, merupakan era dari pengetahuan. Sedangkan untuk 100 tahun ke depan, lanjut dia, merupakan era kebijaksanaan, pengalaman, dan pelayanan.

"Hal ini dikarenakan, kemampuan mesin pada akhirnya akan mengambil alih kemampuan manusia dan penguasaan teknologi yang telah berjalan selama 200 tahun ini," tambahnya. (SP/c)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru