Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Sabtu, 25 April 2026

Prodi Bahasa Inggris FS UMI Berkualifikasi Nasional dan Internasional

- Senin, 21 Juli 2014 13:21 WIB
566 view
Prodi Bahasa Inggris FS UMI Berkualifikasi Nasional dan Internasional
Medan (SIB)- Akreditasi peringkat B dan berbagai inovasi seperti peningkatan kualifikasi dosen sampai ke tingkat doktor, prestasi mahasiswa di tingkat Asia, dan prestasi lainnya menempatkan Program Studi Bahasa Inggris Fakultas Sastra Universitas Methodist Indonesia pada posisi yang setara dengan prodi-prodi bahasa Inggris lain di Pulau Jawa seperti UI, UGM, UNPAD, Maranatha dan lain-lain bahkan dengan luar negeri.

Hal itu dikatakan Dekan Fakultas Sastra UMI, Dr Himpun Panggabean didampingi PD II, Dr Cand Andrew Tobing kepada pers Rabu, (16/7) mengenai pengembangan dan kesiapan fakultas yang dipimpinnya menempa sumber daya manusia Indonesia yang mahir berbahasa Inggris dalam konteks lisan seperti percakapan sehari-hari, ekonomi, politik, budaya, teknologi, negosiasi, dan debat serta dalam konteks tulisan seperti menulis surat resmi, berita atau artikel, laporan, menerjemah dan memahami berbagai teks bahasa Inggris.

Karena keterampilan seperti ini sangat dibutuhkan untuk menjawab kebutuhan pada saat semakin dinamisnya hubungan bilateral dan multilateral Indonesia, Fakultas Sastra UMI telah menerapkan kurikulum dan sistem belajar-mengajar yang menekankan pencapaian keterampilan seperti itu, kata Panggabean.

Selain dari kurikulum, metode belajar dan kualifikasi dosen yang berkualitas, untuk mencapai keterampilan seperti itu, Fakultas Sastra UMI mengaktifkan Methodist English Club yang diikuti para mahasiswa dan narasumber yang sengaja diundang dari luar kampus, menyediakan laboratorium bahasa moderen, menyelenggarakan kelas TOEFL preparation gratis, melakukan workshop dan seminar dengan mendatangkan pakar-pakar bahasa dan sastra Inggris dari universitas-universitas terkemuka di dunia.

Selain itu, kami mengelola kelas-kelas kecil yang menjamin terlaksananya komunikasi intensif antara dosen dengan mahasiswa dan antara mahasiswa dengan mahasiswa. Hal itu kami lakukan karena kami mengutamakan kualitas bahasa Inggris para mahasiswa alih-alih kuantitas yang besar, ujar staf ahli DPRD Sumut ini.

KUALIFIKASI INTERNASIONAL
“Inovasi-inovasi seperti itu berhasil menempa mahasiswa-mahasiswa yang berkualifikasi nasional dan internasional dalam bidang bahasa dan sastra Inggris. April lalu. mahasiswa kami, Melissa Gozali berhasil menjadi juara I untuk bidang penyiaran (broadcasting) pada Asian English Olympics dengan mengalahkan pesaing-pesaingnya dari negara-negara yang menggunakan bahasa Inggris sebagai bahasa pengantar yakni, Filipina, Singapura, Malaysia dan Hong Kong.”

Atas keterampilan tersebut, alumni kami diterima sebagai mahasiswa program doktor dalam bidang sastra Inggris dengan bea siswa penuh di sejumlah universitas terkemuka di luar negeri, bekerja di perusahaan telekomunikasi luar negeri, supervisor di perusahaan penerbangan serta instansi-instansi negeri dan swasta. Artinya, alumni kami tidak hanya bekerja sebagai guru, dosen dan pegawai negeri.

Menyinggung masalah dosen, kolumnis di beberapa surat kabar ini mengatakan, sebagian dosen tetap kami berkualifikasi doktor dan sedang dalam tahap penyelesaian disertasi di universitas-universitas negeri di Indonesia dan universitas-universitas terkemuka di luar negeri. Dalam beberapa tahun ini, akan ada enam dosen tetap berkualifikasi di Fakultas Sastra UMI. Mereka mempunyai kelebihan masing-masing.

“Ada yang telah menulis di jurnal-jurnal ilmiah terakreditasi dan internasional dan di surat-surat kabar nasional. Ada yang sudah berulangkali sebagai nara sumber dalam seminar internasional di luar negeri. Ada yang melakukan penelitian di Amerika Serikat dan Belanda. Pokoknya, kita dapat mengimbangi prodi-prodi bahasa Inggris di luar Sumatera atau di negara-negara tetangga,” kata Himpun yang baru diundang Universiti Malaysia untuk menyampaikan makalah tentang Historical Linguistics.

Mengenai kontribusi Fakultas Sastra UMI kepada masyarakat, ia mengungkapkan, pada setiap tahun, pihaknya menyelenggarakan Methodist English Olympics dengan mengundang siswa-siswi SLTA se-Sumatera Utara untuk meningkatkan kemampuan berbahasa Inggris mereka serta memberikan pelatihan pembelajaran bahasa Inggris di sekolah-sekolah.

Dalam kegiatan seperti ini, kami berikan kepercayaan kepada para mahasiswa untuk mempersiapkan dan melakukannya. Di samping itu, kami melakukan praktek lapangan tentang penggunaan bahasa Inggris di hotel-hotel berbintang di Medan, Kuala Lumpur dan Singapura.

Akhir bulan ini, katanya, kami akan berangkat ke Kuala Lumpur untuk melihat secara langsung pengelolaan dan penggunaan bahasa Inggris di hotel-hotel berbintang dan daerah-daerah tujuan wisata dalam kaitannya  dengan mata kuliah English for Hotel and Tourism. “Kami juga akan mengunjungi universitas terkemuka di sana untuk memperluas wawasan mahasiswa mengenai kehidupan kampus di luar negeri. Semua ini dapat kami lakukan berkat dukungan Rektor UMI dan Yayasan Pendidikan GMI Wilayah I,” tambahnya. (Rel/R3/ r)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru