Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Selasa, 01 September 2026

Proyek RPS SMKN 2 Rantau Utara Rp1,9 M Gunakan Kosen Pintu dan Jendela Buatan Pelajar

- Rabu, 27 September 2017 22:18 WIB
641 view
Proyek RPS SMKN 2 Rantau Utara Rp1,9 M Gunakan Kosen Pintu dan Jendela Buatan Pelajar
SIB/Efran Simanjuntak
PROYEK RPS : Kepala SMKN 2 Rantau Utara Kabupaten Labuhanbatu Drs Jabahot Simamora menunjuk kosen jendela hasil karya muridnya pada proyek pembangunan Ruang Praktik Siswa (RPS) kelompok Teknologi Rekayasa, Senin (25/9), di Komplek SMKN tersebut Jalan WR
Rantauprapat (SIB)- Pengerjaan proyek pembangunan 7 Ruang Praktik Siswa (RPS) di SMK Negeri 2 Rantau Utara Kabupaten Labuhanbatu yang biayanya bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun anggaran 2017 sebesar Rp1.967.656.512, sudah mencapai 30%. Kosen pintu dan jendela yang telah dipasang, merupakan hasil karya siswa sekolah kejuruan tersebut.

"Kosennya (pintu dan jendela) nggak sembarangan, hasil karya siswa kita. Biar kalian lihat, itu di situ dibuat," sebut Kepala SMKN 2 Rantau Utara Drs Jabahot Simamora menunjukkan kosen dan ruang praktik siswa yang dijadikan tempat pembuatan kosen di dalam lokasi sekolah, saat ditemui SIB, Senin (25/9) siang.
Namun para pelajar yang terlibat tidak mesti digaji. Sebab mereka belajar dan praktik untuk menambah ilmu.

"Mana digaji. Ini kan praktik belajar bagi mereka supaya tambah ilmunya. Kalau digaji kan jadi masalah," sebut Jabahot.

Jabahot juga mengakui pihaknya wajib membayar Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dan Pajak Penghasilan (PPh) sebeser 11,5% dari total DAK pembangunan RPS Rp1.967.656.512 yang dicairkan 2 tahap (tahap I sebesar 70% pada bulan Agustus lalu dan tahap II sisanya 30% akan dicairkan bulan November 2017).

"PPN dan PPh 11,5% dari total DAK yang kita terima. Kita yang mengutip pajaknya, kita yang bayarkan," sebutnya.

Dana besar itu dibagi 2 item. Pertama, sebesar Rp581.176.758 untuk RPS kelompok Agrobisnis Teknologi Pertanian 2 ruangan ukuran 8 meter x 12 meter, yaitu Agrobisnis Pertanian Perkebunan dan Hasil Pengolahan Pertanian. Kedua dana sebesar Rp1.386.479.745 untuk 5 RPS kelompok Teknologi Rekayasa, yaitu konstruksi bangunan, gambar, teknik sepedamotor, listrik pemakaian dan teknik kendaraan ringan (mobil 2000 cc ke bawah), teknik permesinan serta teknik komputer dan jaringan.

"RPS yang belum ada untuk teknik kendaraan ringan dan permesinan (khusus membubut dan mengelas). Mungkin tahun depan," harapnya.
Selama ini, katanya, ruang praktik yang digunakan bentuknya workshop, sekarang dibangun RPS sebagai ruangan khusus.

Proyek pembangunan RPS ini dikerjakan pihak sekolah dengan swakelola (tim swakelola). Panitia pembangunannya dari kelompok guru bidang bangunan.
Pengadaan meubeler seperti meja besar 6 unit dan kursi 18 unit untuk 1 RPS, setelah pembangunan selesai.

"Panitia pembangunan dari guru-guru bangunan. Pekerjaan sudah mencapai 30% Kita yang buat RAB-nya. Namanya swakelola," sebutnya.

Ketua Bidang Perencanaan, Juli Ansari Wakil Kepsek bidang sarana prasarana, bidang pengawasan Antariksawan, jurusan kepala program Astek.

"Tukangnya kita ambil dari luar. Nggak mungkin guru-guru yang kerja ngocok semen," ujarnya, mengajak wartawan melihat fisik bangunan yang sedang dikerjakan.
Saat itu, ia memperlihatkan kosen buatan anak-anak didiknya yang telah dipasang pada bangunan. Kemudian mengajak wartawan melihat ruangan pembuatan kosen.

"Itu kayunya meranti itu," sebut pembimbing murid yang membuat kosen. (BR6/f)

SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru