Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Kamis, 09 Juli 2026

Kepsek se-Wilayah Pahae Taput Dituntut Kenali Potensi dan Bangun Komunikasi Harmonis

Anwar Lubis - Rabu, 08 Juli 2026 20:46 WIB
856 view
Kepsek se-Wilayah Pahae Taput Dituntut Kenali Potensi dan Bangun Komunikasi Harmonis
Foto; Dok/Kominfo
Suasana kegiatan Ekspose Kepsek Wilayah IV, di Aula SMP Negeri 1 Pahae Julu, Onan Hasang, Rabu (8/7/2026).

Taput(harianSIB.com)

Para kepala sekolah di Wilayah IV meliputi Kecamatan Pahae Jae, Pahae Julu, Simangumban dan Purbatua, Kabupaten Tapanuli Utara (Taput), dituntut mengenali potensi sekolah masing-masing serta membangun komunikasi yang harmonis dengan guru dan peserta didik demi meningkatkan mutu pendidikan.

Hal tersebut disampaikan Wakil Bupati Taput, Deni Parlindungan Lumbantoruan, saat menghadiri kegiatan Penyusunan dan Pemaparan Maklumat Pelayanan Sekolah atau Ekspose Kepsek Wilayah IV, di Aula SMP Negeri 1 Pahae Julu, Onan Hasang, Rabu (8/7/2026).

Kegiatan tersebut menjadi forum bagi para kepsek untuk memaparkan maklumat pelayanan, gagasan, serta strategi pengembangan sekolah dalam rangka meningkatkan mutu pendidikan di wilayah tersebut.

Dalam arahannya, Deni menekankan, kepsek memiliki peran strategis sebagai pemimpin yang menentukan arah kemajuan sekolah.

Baca Juga:
"Setiap kepsek harus mampu mengenali potensi yang dimiliki, mulai dari sumber daya manusia, jumlah tenaga pendidik, hingga fasilitas yang tersedia, sehingga dapat menyusun langkah-langkah nyata untuk mewujudkan sekolah yang lebih baik," ujarnya.

Ia juga mengingatkan pentingnya komitmen, disiplin dan keteladanan dalam menjalankan tugas, serta membangun koordinasi yang baik dengan koordinator wilayah maupun Dinas Pendidikan.

Selain itu, Deni mengajak seluruh Kepsek untuk membangun komunikasi yang baik, terbuka dan harmonis dengan guru maupun peserta didik.

Menurutnya, komunikasi yang efektif menjadi kunci keberhasilan dalam menjalankan berbagai program pemerintah daerah, sehingga seluruh kebijakan dan program sekolah dapat terlaksana secara optimal demi peningkatan kualitas pendidikan.

Lebih lanjut, ia mengingatkan pentingnya mengimplementasikan tiga program prioritas Pemerintah Kabupaten Taput. Pertama, Saitapaias sebagai gerakan membangun karakter melalui kepedulian terhadap kebersihan lingkungan.

Kedua, Tapamajuma atau Taput Manjaha, Maretong, dan Martorsa untuk menumbuhkan budaya membaca, berhitung dan bercerita. Ketiga, pemanfaatan teknologi Artificial Intelligence (AI) sebagai sarana pendukung pembelajaran agar guru semakin kreatif dan inovatif dalam meningkatkan kemampuan peserta didik.

Mengakhiri arahannya, Deni menyampaikan, forum bersama para kepsek akan dilaksanakan secara berkala setiap semester sebagai wadah evaluasi, koordinasi dan penguatan program pendidikan.

Ia berharap seluruh kepsek terus menjadi teladan dalam membina guru dan peserta didik, sehingga mampu melahirkan generasi yang berkualitas serta mewujudkan kemajuan pendidikan di kawasan Pahae dan Kabupaten Taput secara umum.

Pada sesi ekspose, masing-masing kepsek mempresentasikan maklumat pelayanan serta berbagai inovasi dan gagasan yang akan diterapkan di sekolahnya.

Beragam strategi dipaparkan, mulai dari peningkatan kualitas pembelajaran, penguatan karakter peserta didik, optimalisasi potensi sekolah, hingga langkah-langkah mendukung pelaksanaan program prioritas pemerintah daerah di bidang pendidikan (**)

Editor
: Donna Hutagalung
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Oknum Guru di SMAN 1 Pahae Jae Ditangkap Polres Taput
Tata Kelola Pengawas dan Kepala Sekolah Perlu Diperbarui
13 - 17 Oktober 2018, Festival Tenun Nusantara di Tapanuli Utara
Jalan Desa Purbatua Rambah Rusak
Gebyar PAUD 2018 Tapanuli Utara Diwarnai Berbagai Lomba
47 Kepala Sekolah di Langkat Dilantik
komentar
beritaTerbaru