Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Sabtu, 29 Agustus 2026
Kopertis Wilayah I Prof Dian Armanto:

Pendidikan Vokasi Digalakkan Pemerintah Agar Tidak Menunggu Formasi PNS

- Rabu, 06 Januari 2016 15:52 WIB
872 view
Pendidikan Vokasi Digalakkan Pemerintah Agar Tidak Menunggu Formasi PNS
SIB/Eddy Bukit
Para wisudawan foto bersama pimpinan dan dosen ATDS.
Medan (SIB)- Kopertis Wilayah I Prof Dian Armanto mengatakan, saat ini pendidikan vokasi sedang digalakkan pemerintah dengan mendirikan diploma di seluruh Indonesia untuk mendidik siswa menjadi tenaga terampil dan siap diterjunkan di masyarakat.

Tujuan pemerintah untuk membuka wawasan generasi kita agar tidak menunggu formasi PNS dari pemerintah, maka mahasiswa tersebut sudah memperoleh bekal untuk berkarya sendiri atau membuka lapangan kerja sendiri guna mengurangi pengangguran eksklusif, kata Dian dalam sambutan tertulis yang dibacakan Haryanto SSos pada wisuda 20 ahli madya ATDS di Griya Hotel Medan, Senin (28/12).

Dikatakannya, acara wisuda ini merupakan bukti bahwa perguruan tinggi ini sudah melaksanakan proses Tri Dharma Perguruan Tinggi yaitu proses belajar mengajar, penelitian dan pengabdian masyarakat. Artinya akademi Teknik Deli Serdang (ATDS) mengemban dengan baik kepercayaan yang diberikan pemerintah.

ATDS memiliki tanggungjawab mandiri melaksanakan kegiatan fungsional pendidikan tinggi dengan menuangkan berbagai disiplin ilmu di dalam proses pembelajarannya mengacu pada perkembangan Iptek, katanya.

Pada acara tersebut turut memberi sambutan Direktur ATDS Ir Bungaran Tambun MSi, Ketua Yayasan Pendidikan Karya Unggul Ir Charles Sitindaon MT, dosen diwakili L Pakpahan MSi, Dewan Pendidikan Deli Serdang Muryadi SH MPd, mewakili wisudawan Surya Sihombing dan mewakili orangtua Lamhot Malau.

Dikatakan Kopertis, kami bahagia saudara sudah selesai dan lulus. Diharapkan saudara siap mengamalkan ilmu untuk bangsa Indonesia dan setia serta menjunjung tinggi nama almamater dan menjaga nama baiknya.

Pada kesempatan yang sama, Ir Bungaran Tambun MSi mengatakan, setelah wisuda  saatnya saudara-saudara mengamalkan ilmu di masyarakat. Buktikan bahwa gelar yang diperoleh menunjukkan kompetensi yang anda miliki. Bentuknya adalah karya nyata. Peran perguruan tinggi adalah memberi modal awal yang harus dikembangkan lebih lanjut lagi agar bisa terus berkembang mengikuti perkembangan zaman. Maka perlu belajar secara terus menerus.

Saudara dituntut berbagi ilmu pengetahuan yang diperoleh agar dapat dimanfaatkan orang lain. Masyarakat membutuhkan potensi insani yang profesional, yaitu insani yang kreatif, inovatif, berkomunikasi dengan baik dan mampu mengambil keputusan dengan tepat, kata Bungaran.

Sementara L Pakpahan mengatakan, model pendidikan di ATDS ini adalah model pendidikan Jerman khususnya operasional bidang otomotif sehingga lulusannya telah memiliki kompetensi sehingga tidak menjadi pengangguran. Selagi menjadi mahasiswa sudah banyak yang bekerja di berbagai bengkel mobil. Sehingga mereka ini dalam perkuliahan banyak  atas biaya sendiri dan punya prinsip “lebih bagus menjadi bos kecil dari pada kuli besar”. (A01/q)

SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru