Kuasa Hukum Kiki Handoko : Perkara Belum Inkracht, Jangan Terburu-buru Mau PAW


167 view
Kuasa Hukum Kiki Handoko : Perkara Belum Inkracht, Jangan Terburu-buru Mau PAW
Foto Dok
Firdaus Tarigan (tengah)
Medan (SIB)
Kuasa Hukum Anggota Dewan dari Fraksi PDIP Kiki Handoko Sembiring menjawab kabar soal tak diterimanya gugatan PAW mereka oleh majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Medan.

Kuasa Hukum Kiki Handoko Sembiring, Firdaus Tarigan menyebutkan bahwa putusan PN Medan terhadap gugatan Kiki Handoko Sembiring itu masih memutuskan mengenai formalitas gugatan saja.

"Yaitu yang menyatakan Pengadilan Negeri Medan tidak berwenang mengadili perkara tersebut dan dalam pertimbangan majelis hakim itu memberi petunjuk serta arahan agar diselesaikan terlebih dahulu melalui internal partai yaitu Mahkamah Partai PDI Perjuangan," jelasnya kepada wartawan, Jumat (30/7).

Ia menjelaskan bahwa hal ini sesuai dengan Undang-Undang Partai Politik serta AD/ART Partai PDI Perjuangan.

"Begitu juga dengan isi penetapan yang diterbitkan oleh Ketua PN Medan yang pada intinya menyatakan bahwa permohonan kasasi Kiki HAndoko Sembiring melalui kuasa hukumnya tidak dapat diterima karena tidak memenuhi persyaratan formil karena pengajuan memori kasasinya telah melampaui jangka waktu 14 Hari," jelas Firdaus.

Hal ini mengartikan bahwa baik putusan PN Medan terhadap gugatan Kiki Handoko melalui ataupun penetapan PN Medan terhadap permohonan kasasi tidak ada satu bahasapun yang menyatakan bahwa gugatan ditolak.

Firdaus mengungkapkan perkara tersebut belum sampai kepada proses pemeriksaan pokok perkara. Namun masih hanya pada putusan mengenai formalitas gugatan saja.

"Dengan demikian, Kiki Handoko Sembiring masih memiliki hak dan legalitas serta masih sangat beralasan secara hukum untuk kembali menempuh proses penyelesaian dalam bentuk mengajukan keberatan dan permohonan penyelesaian atas terbitnya SK pemecatan terhadap dirinya ke Mahkamah Partai PDI Perjuangan," jelasnya.

Serta, Kiki Handoko Sembiring melalui kuasa hukumnya telah mengajukan proses tersebut ke Mahkamah Partai PDI Perjuangan di Pusat.

Kemudian apabila hasil putusan Mahkamah Partai menolak keberatan dan permohonan Kiki Handoko tersebut, ia membeberkan bahwa sah secara hukum ketika Kiki Handoko Sembiring mengajukan gugatan kembali ke PN Medan.

“Jadi sabar dululah, jangan terburu-buru mau PAW, belajar lagi teori dasar hukum acara perdata. Bedakan antara gugatan ditolak dengan gugatan tidak diterima. Bedakan antara formalitas gugatan dengan pokok Perkara Gugatan. Lagian mengejar apa sih, buru-buru sekali. Kita hormati dulu proses hukum ya, cerita kita masih panjang kawan. Sabar ya," ucapnya. (A17/f)

Penulis
: Redaksi
Sumber
: Koran SIB
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com