Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Kamis, 06 Agustus 2026

Kolaborasi Lintas Kementerian dan KMDT Rumuskan Model Nasional Pariwisata Danau Berkelanjutan

Victor R Ambarita - Kamis, 06 Agustus 2026 10:26 WIB
110 view
Kolaborasi Lintas Kementerian dan KMDT Rumuskan Model Nasional Pariwisata Danau Berkelanjutan
Foto: SNN/Victor Ambarita
Foto bersama pada momen FGD "Menuju Perumusan Model Nasional Pengelolaan Pariwisata Danau Berkelanjutan untuk Kesejahteraan Masyarakat" yang diadakan Kementerian Pariwisata bersama KMDT di Gedung Sapta Pesona, Jakarta, Rabu (5/8/2026).

Jakarta(harianSIB.com)

Kementerian Pariwisata (Kemenpar) bersama Komite Masyarakat Danau Toba (KMDT) menggelar FGD strategis "Menuju Perumusan Model Nasional Pengelolaan Pariwisata Danau Berkelanjutan untuk Kesejahteraan Masyarakat" di Gedung Sapta Pesona, Jakarta, Rabu (5/8/2026).

FGD secara daring dan luring ini diadakan guna merespons tantangan ekologis dan mendorong kesejahteraan ekonomi masyarakat sekitar kawasan danau.

Dalam sambutannya melalui tayangan video, Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana menyampaikan Kemenpar menyambut baik inisiatif KMDT mengenai Green Lake.

Ia menegaskan pentingnya FGD lintas kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah ini untuk bertukar pikiran dalam memperbaiki kualitas danau di seluruh Indonesia, termasuk menata sektor peternakan ikan yang berdampak buruk pada kualitas air.

Baca Juga:
Senada dengan hal tersebut, Menteri Lingkungan Hidup sekaligus Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH), Mohammad Jumhur Hidayat, menyoroti alarm ekologis nyata yang mengancam lebih dari 2.000 danau di Indonesia. Ia menegaskan Danau Toba bukan sekadar destinasi super prioritas, melainkan warisan peradaban.

"Keberhasilan model pengelolaan pariwisata berkelanjutan ini ditentukan oleh empat tolok ukur utama. Pertama, perbaikan kualitas air secara progresif. Kedua, penataan pengendalian keramba jaring apung. Ketiga, peningkatan tutupan hutan di wilayah tangkapan air. Keempat, mempertahankan Green Card Toba Caldera dari UNESCO Global Geopark," ujar Jumhur.

Editor
: Robert Banjarnahor
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Bupati Samosir Minta PT Aqua Farm Nusantara Kurangi Keramba di Danau Toba
Kadis Pariwisata Sukabumi Puji Keindahan Danau Toba
Luhut Ingin Tak Ada Lagi Keramba di Danau Toba
Bondjol : Sejak Ditetapkan Sebagai Geopark Kaldera, Mafia Tanah Marak di Seputaran Danau Toba
Edison Manurung Center Bekerjasama dengan PIK Gelar Perkemahan Pejuang Danau Toba
Prof Emil Salim: Danau Toba Punya Banyak History Jaga Kelestariannya
komentar
beritaTerbaru