Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Senin, 11 Mei 2026

Pesta Adat Sipaha Lima Tongging Meriah, Lost Tongging akan Dibangun

Redaksi - Jumat, 25 Agustus 2023 17:54 WIB
578 view
Pesta Adat Sipaha Lima Tongging Meriah, Lost Tongging akan Dibangun
(Foto: Dok/Taman Simalem)
FOTO BERSAMA: General Manager Taman Simalem Resort Eddy Tanoto Sukardi foto bersama dengan peserta penari Haroan Bolon pada aca
Karo (SIB)
Pesta Adat Simalungun Sipaha Lima di Desa Tongging, Kabupaten Karo, Rabu (16/8) di Lost Tongging berlangsung meriah, dirangkai dengan penampilan tarian "Haroan Bolon” oleh Sanggar Tari Pinagar.
Pesta adat ditandai dengan pemotongan seekor kerbau lalu dibagi-bagikan kepada masyarakat desa yang dikoordinir (Kepala Desa) Kades Tongging Salindo Sijabat.
Di sela-sela acara, General Manajer Taman Simalem Resort Eddy Tanoto Sukardi dalam sambutannya mengatakan, Manajemen Taman Simalem Resort (TSr) yang didirikan Tamin Sukardi akan membantu pembangunan Lost Tongging di Kecamatan Merek, Kabupaten Karo, Sumut.
“Sebagai bentuk kepedulian Taman Simalem Resort yang dirintis orang tua kami Tamin Sukardi kami akan bantu pembangunan fisik Lost Desa Tongging ini,” katanya.
Eddy mengatakan, manajemen Taman Simalem Resort peduli kepada sesama di lingkungan. Sebab menurutnya nilai-nilai kebaikan yang selama ini dilakukan Tamin Sukardi akan teruskan dilaksanakan untuk kemaslahatan orang banyak.
Taman Simalem Resort mengusung tema “Agro dan Eco” dan sudah dianugerahi Pamong Wisata berkelanjutan oleh Kementerian Pariwisata pada tahun 2018.
Kepala Desa Tongging Salindo Sijabat menyambut baik rencana pembangunan fisik Lost Tongging yang akan dilakukan Taman Simalem Resort. Menurutnya apa yang dilakukan manajemen Taman Simalem Resort selaras dengan harapan masyarakat Desa Tongging.
Trainer Kementerian Pariwisata Dirjend Pengembangan SDM dan Kelembagaan Joko Winarno yang turut menyaksikan pesta Adat Sipahalima mengaku senang dan tertarik kekompakan masyarakat Desa Tongging.
Menurutnya pegelaran budaya memiliki potensi untuk menarik wisatawan. Dan berharap pagelaran budaya terus dilestarikan agar dapat menopang PAD Kabupaten Karo. (rel/A8/c)


Sumber
: Koran SIB
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru