Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Senin, 08 Juni 2026

3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon Dinaikkan Pangkatnya, Keluarga Dapat Santunan Rp 1,8 M

Redaksi - Rabu, 01 April 2026 21:16 WIB
480 view
3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon Dinaikkan Pangkatnya, Keluarga Dapat Santunan Rp 1,8 M
Foto: Detikcom/TNI AD
Tiga prajurit TNI gugur dalam misi Pasukan Perdamaian PBB di Lebanon (UNIFIL). Pangkat ketiga prajurit dinaikkan dan keluarganya diberikan santunan.

Jakarta(harianSIB.com)

Tiga prajurit TNI gugur saat menjalankan misi perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa di Lebanon selatan. Panglima TNI Jenderal Agus Subianto memastikan seluruh hak, santunan, serta penghargaan bagi para prajurit telah disiapkan dan akan diberikan kepada keluarga yang ditinggalkan.

Ketiga prajurit yang gugur adalah Kapten Inf Zulmi Aditya Iskandar, Sertu Muhammad Nur Ikhwan, dan Praka Farizal Rhomadhon. Mereka merupakan bagian dari kontingen Pasukan Perdamaian PBB atau United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL).

Panglima TNI menyatakan, selain santunan, ketiga prajurit juga akan mendapatkan kenaikan pangkat luar biasa anumerta serta penghargaan internasional atas dedikasi mereka dalam menjaga perdamaian dunia.

"Selain santunan tunai, ketiga prajurit gugur juga mendapatkan Kenaikan Pangkat Luar Biasa Operasi Militer Selain Perang Anumerta (KPLB OMSPA) serta penghargaan Medal 'Dag Hammarskjold'," ujar Agus dalam keterangan resmi Puspen TNI, Rabu (1/4/2026), dikutip dari Detikcom.

Baca Juga:
Santunan yang diberikan mencakup berbagai komponen, seperti tabungan asuransi, santunan risiko kematian khusus, beasiswa untuk dua anak, santunan dari PBB, dana watzah, TWP AD, personal accident, hingga santunan dari perbankan.

Adapun rincian santunan tunai yang diterima keluarga masing-masing prajurit yakni: Kapten Inf Zulmi Aditya Iskandar sebesar Rp1.894.688.236. Sertu Muhammad Nur Ikhwan sebesar Rp1.846.309.049, Praka Farizal Rhomadhon sebesar Rp1.854.075.205.

Selain itu, keluarga juga akan menerima gaji terusan selama 12 bulan yang meliputi gaji pokok, uang lauk pauk dan tunjangan jabatan. Setelah itu, hak pensiun janda akan diberikan.

Peristiwa gugurnya para prajurit terjadi dalam dua insiden terpisah di Lebanon selatan. Praka Farizal Rhomadhon meninggal dunia pada Minggu (29/3), setelah proyektil meledak di dekat pos pasukan di wilayah Desa Adchit al-Qusayr.

Sehari kemudian, dua prajurit lainnya meninggal dunia akibat ledakan yang menghantam konvoi logistik UNIFIL di dekat Bani Hayyan. Dalam insiden tersebut, dua prajurit lainnya juga dilaporkan mengalami luka-luka.

Presiden Prabowo Subianto turut menyampaikan duka cita mendalam atas gugurnya ketiga prajurit. Ia menyampaikan belasungkawa kepada keluarga yang ditinggalkan serta memberikan penghormatan atas pengabdian mereka.

"Innalillahi waina ilaihi rajiun, turut berdukacita atas gugurnya para prajurit saat menjalankan misi perdamaian di Timur Tengah," ujar Prabowo.

Presiden menegaskan, pengorbanan para prajurit menjadi bukti nyata dedikasi dan keberanian TNI dalam menjaga perdamaian dunia serta mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional. (*)

Editor
: Donna Hutagalung
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Ini Kata-kata Israel Usai 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon
4 Prajurit TNI Ditetapkan Tersangka Kasus Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus
IDF Selidiki Kematian Tiga Prajurit TNI di Lebanon Selatan
Ini Identitas 2 Prajurit TNI yang Gugur di Lebanon
Lagi, 2 Personel TNI di UNIFIL Lebanon Tewas
1 Prajurit TNI Gugur dan 3 Luka Akibat Serangan di Lebanon, Ini Identitasnya
komentar
beritaTerbaru