Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Minggu, 19 April 2026

TNI AL Benarkan Ada Pergerakan Kapal Perang AS di Selat Malaka

Redaksi - Minggu, 19 April 2026 16:48 WIB
131 view
TNI AL Benarkan Ada Pergerakan Kapal Perang AS di Selat Malaka
KOMPAS.com/BAHARUDIN AL FARIS
Kadispenal Laksamana Pertama Tunggul. TNI Angkatan Laut (AL) membenarkan adanya pergerakan kapal perang Amerika Serikat (AS) di kawasan Selat Malaka.

Jakarta(harianSIB.com)

TNI Angkatan Laut (AL) membenarkan adanya pergerakan kapal perang Amerika Serikat (AS) di kawasan Selat Malaka yang sempat ramai diberitakan diduga terkait dugaan operasi pemburuan kapal tanker Iran.

Kepala Dinas Penerangan TNI AL (Kadispenal) Laksamana Pertama Tunggul mengatakan, berdasarkan hasil pemantauan sistem Automatic Identification System (AIS), kapal perang AS USS Miguel Keith terdeteksi berada di perairan timur Belawan pada Sabtu (18/4/2026) sekitar pukul 15.00 WIB.

"Berdasarkan hasil pantauan perangkat Automatic Identification System (AIS) Publish memang benar USS Miguel Keith termonitor pada AIS pada pukul 15.00 WIB di perairan timur Belawan dengan haluan ke arah Barat Laut dengan kecepatan 13,1 Knots (18/4/2026)," ujar Tunggul kepada Kompas.com, Sabtu.

Baca Juga:
Menurut dia, keberadaan kapal tersebut merupakan bagian dari aktivitas pelayaran internasional yang sah.

Tunggul menjelaskan, kapal perang AS tersebut tengah melaksanakan hak lintas transit (transit passage) sesuai ketentuan United Nations Convention on the Law of the Sea, khususnya Pasal 37, 38, dan 39.

"Kapal perang AS tersebut sedang melaksanakan pelayaran yaitu Hak Lintas Transit (Transit Passage) sesuai Pasal 37, 38 dan 39 pada Unclos 1982 dengan melintas di Selat Malaka yang merupakan Strait used for international navigation atau selat yang digunakan untuk pelayaran internasional yang menghubungkan laut bebas/ZEE," jelasnya yang dilansir Kompas.com.

Namun, Tunggul tak merespons apakah aktivitas itu terkait operasi militer khusus seperti yang dikaitkan dengan isu pemburuan kapal tanker Iran.

Sebelumnya, muncul laporan media internasional yang menyebut militer AS akan memperluas operasi pemburuan kapal tanker yang terkait Iran hingga ke kawasan Indo-Pasifik, termasuk wilayah sekitar Selat Malaka.

Pernyataan tersebut disampaikan oleh Kepala Staf Gabungan AS Jenderal Dan Caine yang menyebut pihaknya akan melakukan aktivitas pencegahan maritim terhadap kapal-kapal yang diduga terlibat dalam pengangkutan minyak ilegal.(*)

Editor
: Eva Rina Pelawi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Iran Kembali Tutup Selat Hormuz
Iran Umumkan Selat Hormuz Dibuka Penuh
Rupiah Cetak Level Terburuk Sepanjang Sejarah, IHSG Ditutup Menguat, Emas Rp2,66 Juta/Gram
Isu Blokade Hormuz Belum Guncang Bursa Asia, IHSG Dibuka Menguat
DPRD SU: Harga Pupuk Melonjak, Cabai Murah, PukulanTelak Bagi Petani
Militer AS Blokade Pelabuhan Iran
komentar
beritaTerbaru