Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Senin, 20 April 2026

Mulai 1 Juli 2026, RI Stop Impor Solar, Beralih ke B50 Berbasis Sawit

Redaksi - Senin, 20 April 2026 14:56 WIB
122 view
Mulai 1 Juli 2026, RI Stop Impor Solar, Beralih ke B50 Berbasis Sawit
ESDM
Ilustrasi B50

Jakarta(harianSIB.com)

Pemerintah Indonesia memastikan akan menghentikan impor bahan bakar solar mulai 1 Juli 2026. Kebijakan ini seiring dengan penerapan biodiesel 50 persen (B50) berbasis kelapa sawit sebagai bagian dari upaya memperkuat kemandirian energi nasional.

Menteri Pertanian RI, Andi Amran Sulaiman, menegaskan, penggunaan B50 akan menggantikan kebutuhan impor solar secara bertahap.

"Solar kita tidak impor lagi. Tahun 2026 pada 1 Juli kita stop, B50 masuk," ujar Amran saat menghadiri kegiatan di Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya, Minggu.

Menurutnya, langkah ini menjadi strategi penting dalam memanfaatkan potensi besar kelapa sawit sebagai sumber energi alternatif dalam negeri. Ia menyebutkan, sawit tidak hanya dapat diolah menjadi solar, tetapi juga berpotensi dikembangkan menjadi bensin dan etanol.

Baca Juga:
"Ini energi masa depan Indonesia. Karena sumbernya dari sawit. Sawit jadi solar, sawit juga jadi bensin," jelasnya.

Pemerintah juga tengah menyiapkan kerja sama dengan PT Perkebunan Nusantara IV (PTPN IV) untuk mengembangkan bensin berbasis sawit. Pengembangan ini akan dimulai dalam skala kecil sebelum diperluas menjadi industri besar.

Editor
: Donna Hutagalung
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Peringati Nuzul Quran 1439H, PTPN IV Beri Bingkisan Kepada Kaum Dhuafa
Anak Yatim, Ortu Jompo dan Penyapu Jalan di Medan Terima Santunan dari IKBI PTPN IV
Disdik Sergai Kembali Gelar Nobar Film u201cSelembar Itu Berhargau201d di Kebun Pabatu PTPN IV
HUT ke-22, 1800 Anak Yatim Terima Bingkisan dari PTPN IV
Poldasu Tangkap 6 Ninja Sawit dan 2 Penadah, Kerugian PTPN IV Rp15,63 M
Ribuan Anggota SPBUN PTPN IV Aksi Kepedulian di HGU Afdeling III Kebun Dolok Ilir
komentar
beritaTerbaru