Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Sabtu, 02 Mei 2026

KSPI Alihkan Aksi May Day ke Monas Usai Bertemu Presiden Prabowo

Robert Nainggolan - Rabu, 29 April 2026 14:34 WIB
340 view
KSPI Alihkan Aksi May Day ke Monas Usai Bertemu Presiden Prabowo
Foto : dok/Dedek
Presiden KSPI Said Iqbal (batik hitam) berdialog dengan Presiden RI Prabowo Subianto dalam pertemuan membahas isu ketenagakerjaan menjelang peringatan May Day 2026 di Jakarta.

Dalam perayaan di Monas, KSPI memperkirakan akan mengerahkan sekitar 50 ribu massa. Secara keseluruhan, diprediksi lebih dari 100 ribu buruh akan hadir bersama berbagai elemen serikat pekerja lainnya.

Selain di Jakarta, perayaan May Day juga akan digelar serentak di 38 provinsi dan lebih dari 350 kabupaten/kota, termasuk Bandung, Serang, Semarang, Surabaya, Batam, Palembang, Banjarmasin, Makassar, hingga Morowali.

KSPI juga mengimbau seluruh buruh untuk merayakan May Day secara damai.

"Kami mengajak buruh merayakan dengan semangat, tertib, dan tidak anarkis, serta tetap menghormati masyarakat," ujarnya.

Baca Juga:

11 Isu Utama Buruh

Dalam momentum May Day 2026, KSPI mengusung 11 tuntutan utama, antara lain:

1. Pengesahan RUU Ketenagakerjaan

2. Hapus outsourcing dan tolak upah murah

3. Antisipasi PHK akibat situasi global

4. Reformasi perpajakan (termasuk pajak THR dan pesangon)

5. Pengesahan RUU Perampasan Aset

6. Perlindungan industri tekstil, nikel, dan semen

7. Moratorium industri semen

8. Ratifikasi Konvensi ILO

9. Penurunan potongan tarif ojek online menjadi 10%

10. Revisi UU Nomor 2 Tahun 2024

11. Pengangkatan tenaga honorer menjadi PPPK penuh waktu

Said Iqbal menyebut, Presiden Prabowo Subianto menekankan pentingnya pemanfaatan sumber daya alam melalui hilirisasi guna meningkatkan kesejahteraan buruh.

Presiden juga disebut berkomitmen membentuk Satuan Tugas (Satgas) PHK dan penciptaan lapangan kerja, serta mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.

Terkait RUU Ketenagakerjaan, pemerintah menyatakan pembahasan tengah berlangsung melalui panitia kerja DPR RI, dengan target penyelesaian sebelum Oktober 2026.

Editor
: Wilfred Manullang
SHARE:
Tags
beritaTerkait
QResto Diluncurkan, Medan Pelopor Pembayaran Pajak Restoran Berbasis QRIS
Dari Dapur ke Meja Belajar: SPPG PUSAKA Tarutung Buktikan MBG Bukan Sekadar Makan Gratis
DPRD Sumut Desak Pupuk Indonesia Atasi Kelangkaan Pupuk di Karo
Pembubaran Panitia Munas I MARBONA  Indonesia Berlangsung Akrab, Tegaskan Kebersamaan Pomparan Manik Raja
PSMS Bidik Kemenangan Penutup di Kandang Lawan Adhyaksa FC
RSI dan USU Perkuat Kolaborasi melalui Kuliah Umum Kepemimpinan di Industri Akuakultur
komentar
beritaTerbaru