Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Rabu, 26 Agustus 2026

Kepala BIN Ajak Semua Pihak Jaga Persatuan Menyikapi Seruan Reformasi Jilid II

Redaksi - Kamis, 11 Juni 2026 17:39 WIB
537 view
Kepala BIN Ajak Semua Pihak Jaga Persatuan Menyikapi Seruan Reformasi Jilid II
Foto harianSIB.com/Dok
Kepala BIN Herindra

Mahasiswa memberikan tenggat waktu selama 18 hari kepada pemerintah untuk memperbaiki keadaan ekonomi nasional. Jika tuntutan tersebut tidak dipenuhi, mereka menyatakan akan menggelar aksi lanjutan bertajuk Reformasi Jilid II.

Pada Jumat (5/6/2026), aliansi BEM SI juga menggelar aksi "Rupiah Sekarat, Rakyat Melarat" di depan kantor perwakilan Bank Indonesia Jawa Tengah.

Ketua BEM Universitas Sebelas Maret (UNS), Kailani Rizqi Pratama, mengatakan tenggat waktu tersebut diberikan sebagai bentuk tekanan kepada pemerintah agar segera mengambil kebijakan yang mampu memperbaiki kondisi ekonomi.

"Kalau kita melihat hari ini, untuk rupiah yang melemah sebanyak Rp18.000, kami hari ini berikan tenggat waktu selama 18 hari untuk memperbaiki keadaan ekonomi Indonesia," kata Kailani dalam aksi tersebut.

Menurutnya, angka 18 hari dipilih sebagai simbol yang dikaitkan dengan pelemahan nilai tukar rupiah.

Ia juga menyatakan bahwa jika dalam tenggat waktu tersebut tidak ada langkah perbaikan yang signifikan, mahasiswa akan mempertimbangkan aksi lanjutan, termasuk penyegelan simbolis di sejumlah instansi pemerintah terkait kebijakan ekonomi. (**)

Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Prabowo Kumpulkan Kepala BIN, Bahlil, dan Sjafrie di Kertanegara
Pencalonan Herindra Sebagai Kepala BIN Disetujui DPR
Wamenhan Bedah Buku “Politik Pertahanan” di Medan
Anggota DPR RI Martin Hutabarat Komit Perjuangkan Pemekaran Kabupaten Simalungun
Pengurus Garbi Binjai Ngopi Bareng dengan Wakil Ketua DPR RI
Ratusan ‟Omak-omak‟ dan Mahasiswa Unjuk Rasa di Kantor Bupati Asahan
komentar
beritaTerbaru