Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Kamis, 08 Oktober 2026

2,6 Ton Sabu Cair Diselundupkan dari Kapal Tanzania Digagalkan di Kepri

Redaksi - Kamis, 08 Oktober 2026 10:50 WIB
138 view
2,6 Ton Sabu Cair Diselundupkan dari Kapal Tanzania Digagalkan di Kepri
Liputan6.com/ Ajang Nurdin
Barang bukti sabu cair seberat 2,6 ton dan ribuan bungkus rokok merek China diamankan pihak berwajib.

Riau(harianSIB.com)

Tim gabungan Polda Kepulauan Riau (Kepri), Badan Narkotika Nasional (BNN) RI, dan Bea Cukai menggagalkan penyelundupan 2,6 ton metamfetamina atau sabu dalam bentuk cair dari kapal MV Ocean Porter berbendera Tanzania.

"Pengungkapan bermula dari informasi intelijen terkait rencana pengangkutan narkotika dari Sarawak, Malaysia, menuju perairan Indonesia ," ungkap Kabid Humas Polda Kepri Kombes Nona Pricillia Ohei, Rabu (19/8/2026), melansir detikcom.

Atas informasi tersebut, lanjutnya, tim gabungan yang terdiri dari Polda Kepri BNN RI dan Bea Cukai membentuk operasi gabungan untuk melakukan pencegatan terhadap kapal yang dicurigai membawa narkotika.

"Selanjutnya dilakukan intercept pada tanggal 17 Agustus pukul 18.15 WIB di perairan Karimun, Kepulauan Riau," kata Nona.

Baca Juga:
Setelah diperiksa, petugas menemukan 1,6 ton sabu cair dalam delapan drum, masing-masing berisi sekitar 200 kilogram. Pemeriksaan lebih lanjut menemukan 1 ton sabu cair lainnya di dalam water tank kapal.

Selain sabu, petugas juga menemukan satu kontainer berukuran 40 feet berisi 157 bal rokok tanpa pita cukai merek RD yang diketahui berasal dari China. Setiap bal berisi 50 slop dan masing-masing slop terdiri dari 10 bungkus.

Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Bawa Ribuan Butir Obat Penenang, Seorang Penumpang Air Asia Ditangkap Bea Cukai Kualanamu
Dirjen Bea Cukai: Tarif Baru Cukai Rokok Terbit Bulan Ini
Manajer Kantor Pos Ditangkap Terkait Penyelundupan 2 Ton Ganja
Kantor Bea Cukai Sibolga Musnahkan Jutaan Batang Rokok dan Ratusan Botol Minuman
Bareskrim dan Bea Cukai Ungkap Penyelundupan Sabu 1,8 Ton di Kepri
Seluruh Petugas Bea Cukai Diharapkan Tidak Korupsi dan Bersih Melayani
komentar
beritaTerbaru