Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Senin, 31 Agustus 2026
Prediksi Populi Center

Prabowo Vs Jokowi Diprediksi Bersaing Ketat

*Kunci Kemenangan di Pemilih Mengambang
- Jumat, 06 Juni 2014 12:59 WIB
1.057 view
 Prabowo Vs Jokowi Diprediksi Bersaing Ketat
Jakarta (SIB)- Pemilihan presiden dan wakil presiden pada 9 Juli mendatang diperkirakan bakal berlangsung ketat. Lembaga survei Populi Center memprediksi selisih elektabilitas dua pasang calon presiden dan calon wakil presiden hanya sekitar 5 sampai 15 persen.

"Pilpres akan berlangsung ketat, Kedua pasangan ini masih memiliki peluang menang yang sama karena perbedaannya tidak terlalu jauh," kata Ketua Populi Center Nico Harjanto di Jakarta, Rabu (4/6/2014).

Kunci kemenangan di pilpres tahun ini menurut dia terletak pada kepandaian masing-masing capres menggaet suara pemilih mengambang yang jumlahnya mencapai 15 persen.

Hasil survei Populi Center menunjukkan bahwa, jika pemilihan presiden dilakukan hari ini maka pasangan Joko Widodo-Jusuf Kalla akan keluar sebagai pemenang. Elektebilitas duet yang diusung PDI Perjuangan, Partai Hanura, Partai NasDem, dan PKB ini mencapai 47,5 persen. Sementara tingkat keterpilihan pasangan Prabowo-Hatta di angka 36,9 persen.

Dari survei Populi terlihat bahwa ada 14,4 persen responden yang belum menentukan pilihan. Sementara responden yang memutuskan untuk tidak memilih alias golput mencapai 1,2 persen.

Pemicu Elektabilitas Jokowi Kalahkan Prabowo

Hasil survei Populi Center menunjukkan bahwa, jika pemilihan presiden dilakukan hari ini maka pasangan Joko Widodo-Jusuf Kalla akan keluar sebagai pemenang. Elektebilitas duet yang diusung PDI Perjuangan, Partai Hanura, Partai NasDem, dan PKB ini mencapai 47,5 persen. Sementara tingkat keterpilihan pasangan Prabowo-Hatta di angka 36,9 persen.

Ketua Populi Center Nico Harjanto mengatakan tingginya elektabilitas Jokowi-JK didukung oleh tingkat kepercayaan masyarakat atas kemampuan pasangan tersebut memimpin Indonesia. Hasil survei Populi menunjukkan bahwa sebanyak 72,5 persen responden menyatakan Jokowi-JK mampu memimpin.

Sementara responden yang percaya Prabowo-Hatta mampu memimpin Indonesia sebesar 69,3 persen. Dari sisi keyakinan pemilih, ada 54,5 persen responden memilih Jokowi-JK, dan 49,2 persen memberikan suara untuk Prabowo-Hatta.

"Pilpres akan berlangsung ketat, karena selisih hanya 5-15 persen," kata Nico kepada wartawan di Jakarta Rabu (4/6/2014).

Kedua pasangan menurut Nico memiliki peluang untuk menang yang sama. Apalagi perbedaan tingkat keterpilihan mereka tidak terlalu jauh.

Kunci kemenangan di pilpres kali ini menurut Nico tergantung dari kepintaran capres dan cawapres menggaet suara pemilih mengambang yang jumlahnya mencapai 15 persen.

Fadli Zon: Itu Cuma Alat Potret

Kubu pasangan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa menanggapi santai hasil survei Populi Center yang dirilis hari ini, Rabu (4/6/2014). Meski hasil survei tersebut menunjukkan bahwa duet Prabowo-Hatta akan dikalahkan oleh pasangan Joko Widodo-Jusuf Kall.

Sekretaris Tim Pemenangan Prabowo-Hatta, Fadli Zon mengatakan hasil survei tersebut hanya sebagai alat potret. Survei tidak menunjukkan hasil pilpres sebenarnya yang baru akan dilaksanakan pada 9 Juli mendatang.

"Ya, ini kan masih tahap sekarang. Ini kan cuma alat potretnya saja, nanti yang menentukan juga rakyat. Bahkan tiga hari menjelang Pemilu akan berubah. Enggak jamin itu," kata Fadli di Rumah Polonia, Cipinang Cempedak, Jakarta Timur, Rabu (4/6/2014).

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra itu mengaku tetap optimistis duet Prabowo-Hatta akan menang di pilpres nanti. Apalagi dukungan dari berbagai elemen masyarakat yang terus bermunculan. Dari survei internal Gerindra menurut Fadli, elektabilitas mantan Komandan Jenderal Kopassus itu terus nai.

Fadli yakin elektabilitas Prabowo-Hatta akan terus naik hingga di atas angka 45 persen. Bahkan saat Pemilu Presiden nanti perolehan suara Prabowo-Hatta bisa menembus 60 persen.

"Kami optimisme itu karena mesin sedang bergerak. Salah satu contoh panggung rakyat yaitu antrian deklarasi dukungan yang terus muncul tanpa kita pungut bayaran dan tidak kita berikan apa-apa," kata Fadli.

Hari ini survei Populi Center merilis elektabilitas Jokowi-JK unggul dibandingkan Prabowo-Hatta. Pasangan Jokowi-JK memperoleh elektabilitas 47,5 persen. Sementara, Prabowo-Hatta meraih 36,9 persen. Metode survei ini dilakukan dengan wawancara tatap muka di 33 provinsi mulai dari 24 Mei sampai 29 Mei 2014.

Responden yang digunakan dalam survei mencapai 1500 yang dipilih secara acak bertingkat dengan margin of error kurang lebih 2,53 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.(detikcom.d)

Simak berita lainnya di Harian Umum Sinar Indonesia Baru (SIB). Atau akses melalui http://epaper.hariansib.co/ yang di up-date setiap hari pukul 13.00 WIB.
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru